HTTP Status[404] Errno [0]

Tallewa’na, Ajak ke Rumah Kosong, Bocah 13 Tahun Digilir

23 October 2017 19:26
Tallewa’na, Ajak ke Rumah Kosong, Bocah 13 Tahun Digilir
Ilustrasi.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Ilustrasi.

BugisPos.com — Seorang bocah berumur 13 tahun yang bersekolah di salah satu Sekolah Menengah Pertama ( SMP ), beberapa waktu yang lalu, digilir oleh sekitar 28 orang di salah satu rumah kosong yang terletak di kelurahan Bulo, kabupaten Luwu.

Kapolres Luwu Akbp Ahmad Yanuari Insan yang di konfirmasi ihwal kejadian tersebut mengatakan, peristiwa pencabulan yang dialami oleh seorang anak sekolah kelas VII di salah satu SMP di kabupaten Luwu itu bernama Melati (bukan nama sebenarnya) terjadi pada bulan Juni 2017 lalu, namun orang tua korban baru melaporkan ke pihak kepolisian pada Kamis 11 Oktober 2017 yang lalu, seperti dikutip Otoritasnews.com.

Saat melapor, korban didampingi orang tuanya menceritakan kejadian sesungguhnya. Menurut korban, kata Ahmad Yanuari, awalnya korban bersama salah seorang pelaku berkenalan pada bulan Mei 2017, setelah itu korban lalu diajak kesalah satu rumah rumah kosong di kelurahan Bulo, dirumah itulah korban pertama kali direnggut kesuciannya oleh kenalan korban.

“Setelah pelaku puas mencicipi korban, satu persatu teman pelaku berdatangan dan ikut mengambil bagian, korban digilir dari satu lelaki ke lelaki yang lain” ungkap Ahmad Yanuari saat merilis peristiwa tersebut di Mapolres Luwu, Sabtu (21/10/17) lalu.

Empat Belas orang pria terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur berhasil diamankan aparat kepolisian resort Luwu, Sulawesi Selatan.

Dari empat belas pria yang sudah dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian resort kabupaten Luwu itu tujuh diantaranya masih dibawah umur serta tujuh lainnya kategori orang dewasa. Tujuh pria dibawah umur dimaksud masing masing berinisial ZUL, RFL, MT, MR, AP, AP dan IS sementara pria dewasa adalah PRN, MRA, AR, APR, BDT, JSR, DRM.

Yanuari menambahkan, kemungkinan tersangka bukan hanya yang 14 itu, bahkan kemungkinan besar akan bertambah, sebab, kata Yanuari, pengakuan korban ada sekitar 28 orang yang menggilirnya pada saat kejadian.

“saat ini pengembangan kasus tersebut masih terus kita dalami karena kemungkinan besar pelaku masih banyak yang belum tertangkap” Kunci Ahmad Yanuasi Insan.(*).

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya