HTTP Status[404] Errno [0]

Menpora Ajak Pemuda Dialog dengan Penghuni Lapas

28 October 2017 08:49
Menpora Ajak Pemuda Dialog dengan Penghuni Lapas
Kemenpora mengajak ratusan pemuda berdialog dengan penghuni Lapas kelas 2A Tangerang, Banten.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kemenpora mengajak ratusan pemuda berdialog dengan penghuni Lapas kelas 2A Tangerang, Banten.

BugisPos.com — Memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) 2017, Kemenpora mengajak ratusan pemuda berdialog dengan penghuni Lapas kelas 2A Tangerang, Banten. Ada 50 penghuni Lapas khususnya terpidana kasus narkoba. Dalam dialog tersebut, mereka berbagi pengetahuan tentang dampak buruk narkoba, baik dari sisi pemakai maupun pengedar. Dialog juga terhubung langsung dengan Menpora Imam Nahrawi melalui sambungan video call.

Untuk diketahui Kemenpora selama tahun 2017 telah mendidik sebanyak puluhan ribu kader anti narkoba. Khusus untuk wilayah Banten ada sekitar 200 kader berkumpul. Acara itu digelar sekaligus menutup agenda pendidikan kader anti narkoba yang telah berlangsung di berbagai titik di Indonesia.

Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Kepemudaan Kemenpora, Mulyadi Adnan mengatakan, kegiatan hari ini dibarengkan dengan momentum sumpah pemuda. Hal itu untuk mengingatkan kepada seluruh para pemuda Indonesia bahwa narkoba menjadi salah satu masalah besar yang harus diperangi.

“Dalam refleksi HSP, pemuda harus tahu narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi, karena itu penting untuk berdialog langsung dengan pecandu ataupun pengedar narkoba,” ujar Mulyadi.

Kader Pemuda Anti Narkoba, kata Mulyadi adalah bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pada Tahun 2016, terbentuk 1300 kader inti Pemuda Anti Barkoba dan 36.200 Kader Pemuda Anti Narkoba, tersebar di 33 Kab/Kota di 3 provinsi yakni Jabar, Jateng dan Jatim.

Sedangkan pada tahun 2017, 1200 Kader inti Pemuda Anti Narkoba dan 28.800 Kader Pemuda Anti Narkoba, tersebar di 30 Kab/Kota di 5 Provinsi Sumatera Selatan, Yogyakarta, Sulawei Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Banten. Puluhan pemuda itu mengikuti proses penempaan dari Kemenpora, mereka diberi mandat untuk menjaring pemuda lainya untuk memerangi peredaran narkoba di Indonesia.

“Terdapat 1.200 kader inti, di daerah masing – masing mereka akan menjaring kader pemuda anti narkoba lainnya hingga terbentuk 28.800 Kader Pemuda Anti Narkoba pada Tahun 2017 ini,” kata Mulyadi.

Mulyadi juga menjelaskan, peserta yang menjadi peserta pelatihan, wajib menjalani tes urine, sehingga bias dipastikan seluruh pemuda yang menjadi binaan Kemenpora adalah mereka yang berkomitmen kuat untuk memerangi narkoba.

Selain itu, untuk diketahui, bersamaan dengan dialog bersama narapidana kasus narkoba, Menpora Imam Nahrawi juga berdialog dengan Pemuda Indonesa lainnya di 9 wilayah yang berbeda melalui sambungan Video Call. Agenda puncak HSP 2017 dengan tema ‘Berani Bersatu’ itu melibatkan pemuda difable yang dilaksanakan di Kantor Pusat kemenpora, Jakarta Pusat. Kemenpora juga memberikan penghargaan kepada Pemuda berprestasi 2017.

Sumber : Kemenpora

Editor : one

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya