HTTP Status[404] Errno [0]

BUMDES Se Bulukumba Kelola Modal Rp.6 Milyar

09 November 2017 16:08
BUMDES  Se Bulukumba Kelola Modal Rp.6 Milyar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos, Bulukumba.-Sebanyak 95 Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) se Kabupaten Bulukumba, telah mengelola modal usaha sebesar 6, 224 Milyar Rupiah.

Hal itu disampaikan Alwi Hasan, Kepala Bidang Pembangunan dan Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bulukumba, disela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Badan Usaha Milik Desa di ruang Pola kantor Bupati Bulukumba Kamis ( 9/11).

Menurut Alwi, hinggga September 2017, dari 109 desa yang ada di Bulukumba, terdapat 95 Bumdes yang aktif mengelola modal.Menurutnya, Bumdes yang tersebar di sepuluh kecamatan tersebut, mengelola modal dengan menggeluti berbagai jenis usaha.

“Jenis usaha yang mereka kelola antara lain bergerak dalam bidang perdagangan, simpan pinjam, perelngkapan resepsi, peternakan, hasil bumi, bahkan ada yang sudah mulai menggagas mendirikan toko serb ada,” kata Alwi.

Dan rata-rata modal yang dikelola oleh Bumdes tersebut, seperti disampaikan Alwi, adalah dana penyertaan modal dari pemerintah desa.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bulukumba berharap agar seluruh Bumdes yang ada dapat mengelola modal dengan baik dan melalui proses perencanaan yang baik.

Sementara itu, Wakil Bupati, Tomy Satria Yulianto yang membuka kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Bumdes se Kabupaten Bulukumba, berharap Bumdes yang ada di Bulukumba agar mengelola modal dengan baik dan kreatif.

“Dalam hal mengelola usaha, pengurus Bumdes jangan hanya meniru jenis usaha yang sementara dikelola Bumdes lain. Kita berharap agar setiap Bumdes menggali potensi desa, sehingga ciri khas dari produk yang dikelola terlihat serta tidak timbul kesan persaingan antar Bumdes,” pesan Tomy.

Pada kesempatan itu, Tomy meminta agar kegiatan rapat koordinasi yang menghadirkan pengurus Bumdes dan Kepala Desa se Kabupaten Bulukumba, bisa memberikan rekomendasi dan solusi atas seluruh tantangan yang dihadapi oleh Bumdes.

Selain itu, masih kata Tomy, Bumdes harus memberi jaminan kepada masyarakat bahwa kelembagaan Bumdes yang ada di wilayahnya bisa menyelesaikan permasalahan ekonomi masyarakat desa.

Tomy, mengingatkan modal yang dikelola oleh seluruh Bumdes di Bulukumba yang mencapai angka Ro. 6 milyar lebih itu adalah sebuah hal yang harus dimanfaatkan dengan baik. “Kita berharap, seluruh pengurus Bumdes meningkatkan kemampuannya dalam mengelola Bumdes. Dan pemerintah di desa selalu mengontrol kegiatan Bumdes agar penyertaan modal mereka betul-betul memberi solusi bagi pertumbuhan kesejahteraan di desa.

Tomy mengatakan Instrumen Bumdes merupakan bagian dari optimalisasi pembangunan masyarakat desa yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Dan dibagian akhir sambutannya, dia menghimbau kepada seluruh Kepala Desa yang di wilayah tugasnya ada Bumdes untuk pro aktif memantau kegiatan Bumdes. Harus menjamin bahwa Bumdes bergerak dan berjalan dan memastikan modal yang mereka kelola terus berkembang. Bahkan Wakil Bupati menegaskan agar jangan sampai penyertaan modal pemerintah desa di Bumdes tidak mencederai pembangunan di desa.

“Jangan sampai gara-gara penyertaan modal di Bumdes menyebabkan ada program kegiatan di desa tidak berjalan atau gagal terlaksana,” tegasnya seperti dilaporkan Muhajir Ganie.- suaedy lantara,-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya