HTTP Status[404] Errno [0]

Kejati Sulsel Himbau Kawal Kasus Djuly Mambaya

15 November 2017 01:37
Kejati Sulsel Himbau Kawal Kasus Djuly Mambaya
Kejati Sulawesi selatan melalui humasnya Salahuddin, SH, MH, yang menemui massa pendemo yang terdiri dari Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) DPW Sulsel, Organisasi Pergerakan Mahasiswa, Kiwal, dan masyarakat Toraja.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kejati Sulawesi selatan melalui humasnya Salahuddin, SH, MH, yang menemui massa pendemo yang terdiri dari Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) DPW Sulsel, Organisasi Pergerakan Mahasiswa, Kiwal, dan masyarakat Toraja.

BugisPos.com — Kejati Sulawesi selatan melalui humasnya Salahuddin, SH, MH, yang menemui massa pendemo yang terdiri dari Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) DPW Sulsel, Organisasi Pergerakan Mahasiswa, Kiwal, dan masyarakat Toraja yang menyerbu Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, di jalan Perintis Kemerdekaan, kota Makassar, pada hari Selasa,14/11/2017. Menghimbau untuk mengawal kasus Djuly Mambaya hingga selesai.

Dihadapan para pendemo, Salahuddin meyampaikan, ” Dalam kesempatan ini, saya menghimbau kepada saudara sekalian untuk mengawal terus kasus penganiayaan terhadap Djuly Mambaya yang dilakukan oleh Ir. John Ronde Mangontan beberapa waktu yang lalu “, pungkasnya.

“ Pada prinsipnya, kami hanya mengelola berkas pemeriksaan yang masuk. Jadi berkas apa saja yang masuk itu yang kami kelola, dan kami juga hanya menerima berkas yang valid dan kuat untuk penuntutan, apabila tidak valid dan kuat kita kembalikan “, jelasnya.

Menurutnya, permasalahan tersebut sudah disampaikan kepada pihak Kejari Tana Toraja yang mana berkas pemeriksaan dari kepolisian telah diterima dan dikembalikan karena pasal yang akan dikenakan tidak tepat atau mengambang.

” Pihak Kejari mengembalikan berkas kepada pihak penyidik karena pasal yang ditersangkakan kurang jelas apakah ini pasal 351 ayat 1 atau pasal 352 ” ungkapnya.

“ Kalau pasal 352 yang disangkakan itu Tindak Pidana Ringan, artinya pihak kepolisian bisa langsung melimpahkan kasus ini ke Pengadilan akan tetapi ini menyangkakan dua pasal, sehingga pihak Kejari mengembalikan berkas untuk dipastikan pasal yang akan dikenakan “, terangnya.

” Jadi kawal terus kasus ini, hingga selesai ” pintanya singkat. – Ali –

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya