HTTP Status[404] Errno [0]

Kapolres Gowa, Ungkap Pengedar Obat Daftar G Sebanyak 1115 Butir,

21 December 2017 06:53
Kapolres Gowa, Ungkap Pengedar Obat Daftar G Sebanyak 1115 Butir,
Kapolres Gowa Ungkap pengedar narkoba
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kapolres Gowa Ungkap pengedar narkoba

Bugispos – Sat Narkoba Polres Gowa berhasil menangkap pengedar obat daftat G jenis Tramadol sebanyak 1115 butir, di Jalan Syamsuddin Tunru, Rabu, 20 Desember 2017.

Diketahui, identitas pelaku inisial, Pr.IA (52), pwkerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT), Alamat Jalan Mangka Dg.Bombong, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dan Pr.SR (43), Pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT), Alamat Dusun Bontomajannang Desa Bontoala, kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Sulsel.

Berdasarkan Laporan Kepolisian, LP No. 164 Sat Narkoba Res Gowa, tgl 11 Des 2017 tentang Tindak Pidana Narkotika Obat-obatan daftar G jenis Tramadol dan LP No. 162 Sat Narkoba Res Gowa, tgl 9 Des 2017 tentang Tindak Pidana Narkotika Obat-obatan daftar G jenis Tramadol Modus tersangka, menjual obat-obatan dengan cara membungkus butir Tramadol dalam kemasan plastik dengan isi perlima (5) biji dan per10 biji dalam setiap kemasan plastik bening kemudian di jual secara terselubung kepada pembeli atau korban.

Adapun kronologis penangkapan, saat anggota unit Opsnal Sat Narkoba Res Gowa menerima Informasi dari masyarakat di Jalan mangka dg Bombong sering di lakukan Transaksi Obat-obatan kemudian Unit Opsnal bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku serta melakukan penggeledahan rumah dan di temukan obat-obatan daftar G jenis Tramadol yang tersimpan di dalam rumah pelaku, yang di kemas kedalam plastik warna hitam dan pelaku mengakui bahwa BB tersebut adalah miliknya Adapun barang bukti (BB) yang berhasil diamankan sebanyak 1115 (seribu seratus lima belas) butir pil pbat-obatan daftar G jenis Tramadol dan 671 (enam ratus tujuh puluh satu) butir Tramadol.

Menurut, Kapolres Gowa, AKBP.Shinto Silitonga, mengatakn bahwa, kedua tersangka dipersangkaan dengan undang-undang (UU) kesehatan no.36 tahun 2009 Pasal 196 dengan ancaman hukuman Pidana Penjara 10 tahun dan denda 1 Milyar,

“Masing-masing tersangka menjual dengan harga bervariasi ada harga beli Rp. 2500/butir, Harga jual Rp. 3000/butir, Keuntungan Rp. 500/butir dan ada juga harga beli Rp.1200/butir, harga jual Rp.2000/butir, keuntungan Rp.800/butir,”ucap Kapolres Gowa. – Fandy-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya