HTTP Status[404] Errno [0]

Bupati Takalar Secara Resmi Buka Bursa Inovasi Desa

31 December 2017 14:20
Bupati Takalar Secara Resmi Buka Bursa Inovasi Desa
Bupati Takalar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Bupati Takalar

BugisPos — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) menggelar acara Bursa Inovasi Desa yang bertemakan lebih unggul, sejahtera dan bermartabat akhirnya sah secara resmi dibuka oleh Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta di gedung PKK kabupaten Takalar. Sabtu (30/12/2017).

Program Inovasi Desa (PID) ini diselenggarakan oleh kementerian desa dan Bank Dunia serta difokuskan pada pendampingan desa dalam pelaksanaan UU desa.

Dalam sambutannya, Ketua panitia bursa inovasi desa, Ikhwan, menyampaikan adapun maksud dari pelaksanaan bursa inovasi desa yaitu untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

“Sedangkan kegiatan-kegiatan yang akan dipamerkan dalam Bursa Inovasi Desa yaitu kegiatan-kegiatan yang bernilai inovatif dalam pembangunan desa yang bukan dalam bentuk barang tetapi dalam bentuk ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa,” ucapnya.

Oleh karena itu, dengan adanga Program Inovasi Desa (PID) bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas,” jelas Ikhwan yang juga Kepala bidang pemberdayaan masyarakat desa.

Setiap tahunnya, anggaran PID ini diterima sebesar Rp.400 juta. Dan terbagi di 8 kecamatan.

“Sekarang baru cair 30%, karena mengingat waktunya sangat sempit. Jadi sisanya nanti pada tahap berikutnya,” ungkapnya.

Sementara Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta, dalam sambutannya sangat mendukung program inovasi desa ini.

Katanya kalau mau ada perubahan, harus dari kepala dulu yang bisa menciptakan wawasan baru.

“Didalam program itu, mereka harus mengorganisir sendiri sistemnya. Serta harus sering- sering melakukan Focus Group Discussion (FGD),” cetusnya.

Sehingga kedepan, kabupaten Takalar punya bank inovasi desa dan ada prodak yang bisa diunggulkan serta ada yang bisa dibanggakan.

Untuk tim inovasi desa kabupaten Takalar ada beberapa komponen kelembagaan yang berasal dari OPD, perusda, unsur perguruan tinggi, unsur dunia usaha, tokoh masyarakat, PKK dan pendamping desa.

Laporan : Wanda

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya