HTTP Status[404] Errno [0]

Kapolres Tegaskan Jajarannya Untuk Cegah Terjadinya Curnak

28 January 2018 23:02
Kapolres Tegaskan Jajarannya Untuk Cegah Terjadinya Curnak
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga

BugisPos — Bukan hanya pelaku Curat, Curas dan Curanmor namun kali ini pelaku Curnak bakal hengkang dari wilayah hukum Polres Gowa. Jumat, (26/1/2018).

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga Sik Msi, mengeluarkan perintah tegas kepada Polsek Jajaran untuk melakukan tindakan tegas kepada para pelaku yang terlibat dalam pencurian ternak maupun oknum -oknum yang turut bermain melegalkan tempat pemotongan hewan yang tidak mempunyai ijin dari pemerintah.

Perintah tegas itu disampaikan oleh Shinto kepada Kapolsek- Kapolsek dan Bhabinkamtibmas serta Ba Polmas. Perintah ini sifatnya penegasan, agar dilaksanakan.

“Curi ternak masih banyak terjadi namun Reskrim belum mampu ungkap pelaku -pelakunya dan banyak tempat ilegal yang digunakan untuk potong ternak diluar TPH,” ujarnya.

Shinto juga menyampaikan jika tidak ada upaya preventif maka masyarakat, enggan untuk pelihara ternak, padahal pelihara ternak adalah upaya tingkatkan kesejahteraan.

“Maka dari itu para Kapolsek lakukan upaya yaitu dengan bergandengan dengan Kades, Kadus, tokoh melarang tempat- tempat ilegal diluar TPH digunakan untuk memotong hewan ternak,” ungkapnya.

Jika membandel agar pemilik tempat diperiksa di Polsek, melakukan penyekatan pada titik- titik lintasan menuju tempat pemotongan ilegal tersebut.

Selain itu berhentikan kendaraan yang angkut ternak dan tanyakan Surat Keterangan Asal Hewan yang dikeluarkan oleh Kepala Desa, jika tidak bisa tunjukkan surat tersebut, maka bawa ternaknya ke Polsek dan periksa pengendara hingga pemiliknya.

“Saya minta, kita konsisten ke depan, semoga upaya ini bisa reduksi atau beri daya cegah bagi terjadinya curi ternak,” tegas Shinto.

Menerima perintah tersebut para Kapolsek tidak menunggu lama dan langsung menindak lanjutinya dengan mengarahkan melakukan pemeriksaan surat kelengkapan hewan yang melintas ditiap wilayah tugasnya.

Terkait hal itu Kapolres memerintahkan para Kapolsek untuk tidak memberikan ruang gerak terhadap para pelaku curnak serta lokasi pemotongan hewan yang tidak mempunyai ijin resmi dari pemerintah.

“Polisi harus keras dan tegas tentang hal ini karena Polri ingin masyarakat bisa lebih giat membudi dayakan ternaknya demi kesejahteraan hidup mereka kedepannya,”tandasnya.

Laporan : Wanda

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya