HTTP Status[404] Errno [0]

Dinas Perikanan Bulukumba Kembangkan Budi Daya Ikan Tawar

13 February 2018 19:03
Dinas Perikanan Bulukumba Kembangkan Budi Daya Ikan Tawar
Kadis Perikanan Bulukumba Drs.Alfian A.Mallihungan, M.Si memberi penjelasan kepada wartawan media ini, Selasa 13 Pebruari 2018
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kadis Perikanan Bulukumba Drs.Alfian A.Mallihungan, M.Si memberi penjelasan kepada wartawan media ini, Selasa 13 Pebruari 2018

BugisPos.com, Bulukumba.-
Sejak peralihan Dinas Kelautan dari Pemkab Bulukumba ke Provinsi Sulsel, satu tahun terakhir, Dinas Perikanan Bulukumba kini lebih fokus pada pengembangan ikan tawar.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba Drs.Alfian A.Mallihungan, M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/2) sore, bahwa semenjak Kelautan diambil alih Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemkab Bulukumba tidak lagi punya kewenangan terkait soal Kelautan, sehingga lebih fokus pada pengembangan Perikanan.

Salah satu kolam pengembangan ikan tawar milik warga, dipantau Kadis Perikanan Bulukumba

” Selain tetap membina nelayan, kami juga membina pengembangan ikan air tawar, khususnya di tiga Kecamatan, masing masing Kindang, RilauAle dan Bulukumpa, karenaketigakecamatan ini, selain tidakmemiliki laut, tetapi memiliki potensi untuk pengembangan ikan air tawar,” jelas Alfian mengawaliperbincangan dengan BugisPos.com.

Untuk tahun 2018 ini, menurut Alfian, pihaknya akan mengembangkan ikan Patin di tiga Kecamatan tersebut, dan Dinas Perikanan akan membantu 9 kelompok di daerah yang memiliki sumber air yang bagus. ” Insya Allah tahun ini, kami akan membina percontohan Desa mandiri berbasis ikan tawar, dan akan diberikan bantuan mulai dari bibit ikan tawar, seperti ikan Patin, Nila dan Lele, serta bantuan pengadaan kolam dan pakan, khusus untuk percontohan desa mandiri,” jelasnya sambil menambahkan kalau masyarakat punya sumber air, dia akan berikan bantuan.

Yang jelas, katanya, Pemkab Bulukumba melalui Dinas Perikanan, mau ikan air tawar juga menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat, meskipun diakui, sekarang sudah ada kelompok masyarakat, bahkan perorangan yang mengembangkan ikan air tawar, hanya saja jumlahnya masih sedikit.

Dijelaskan pula, pada 2017 lalu, produksi Ikan air tawar di Bulukumba mencapai 626,29 ton untuk kolam, dan Mina padi sebanyak 59,6 ton, dari tiga Kecamatan yaitu Kindang, Rilau Ale dan Bulukumpa.

” Kami berharap tahun 2018 ada peningkatan produksi minimal 10 persen dari produksi tahun 2017 lalu,” harap Alfian.- suaedy lantara,-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya