HTTP Status[404] Errno [0]

Paswaslu Takalar Adakan Safari Jumat Sosialisasi Money Politic

16 February 2018 21:29
Paswaslu Takalar Adakan Safari Jumat Sosialisasi Money Politic
Jumat safari
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Jumat safari

BugisPos — Dalam rangka menjelang pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Selatan pada tanggal 27 juni 2018 mendatang. Panwaslu Kabupaten Takalar bergandengan dengan Panwas Kecamatan Pattallassang.

Mengadakan Safari Jum’at di mesjid Nurul Jihad, di lingkungan Limbungan, Kelurahan Pallangtikang, Kecamatan Pattallassang, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi untuk mencegah terjadinya Money Politic Dan Politisasi Sara pada masyarakat, jumat (16/2/2018).

Ketua Panwaslu Kabupaten Takalar, Ibrahim Salim, mengatakan kegiatan ini merupakan sosialisasi untuk mencegah dan mengingatkan kepada masyarakat agar dapat terlibat dalam hal pengawasan sehingga pesta demokrasi mendatang bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua.

“Jangan gara- gara uang Rp.50 ribu kita bisa dipenjara dan didenda, jangan sampai kita menggadaikan diri dengan satu suara, karena suara tidak bisa dinilai dengan materi,” ujarnya kepada para jamaah yang hadir.

Mari kita secara bersama- sama untuk menjadi bagian dari pengawas untuk mendukung pesta demokrasi ini, supaya bisa berjalan sesuai dengan harapan.

Saya harap kepada masyarakat agar bisa berkonstribusi dalam hal pengawasan. Karena masyarakat memiliki hak dan kewajiban untuk melaporkan kepada kami apabila ada informasi atau melihat seseorang yang melakukan Money Politic dan Politisasi Sara.

Ini juga tidak lepas dengan tagline Bawaslu RI “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,” ungkapnya.

Saya tegaskan setiap orang yang menjanjikan, memberikan atau menerima uang atau materi lainnya dengan tujuan menggunakan hak pilih dengan cara tertentu.

“Maka dipidana penjara selama 36 bulan sampai 72 bulan, denda 200 juta, dan Politisasi Sara berdasarkan dengan pasal 187 ayat 2 juncto pasal 69 huruf a,b,c,d,e dan f maka dipidana penjara 3 bulan sampai 18 bulan dengan denda 600 ribu sampai dengan 6 juta,” terang Ibrahim.

Mari kita menciptakan Pilgub mendatang bisa kondusif, karena kabupaten Takalar adalah kabupaten kita bersama, kami
mengajak masyarakat untuk mengajak mengawasi Pilgub mendatang, dengan tagline Bawaslu RI.

“Mulai hari ini, kami akan menjadikan kegiatan rutin untuk melakukan safari jum’at yang dirangkaikan dengan sosialisasi tentang money politik dan Politisasi sara dan kami targetkan akan mengunjungi 100 mesjid,” tutupnya.

Laporan: wanda

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya