HTTP Status[404] Errno [0]

Merasa di Curangi Umar – Madeng Gelar Aksi

17 February 2018 08:40
Merasa di Curangi Umar – Madeng Gelar Aksi
DR. Andi Mappamadeng Madeng Gelar Aksi Beserta Pendukungnya
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

DR. Andi Mappamadeng Madeng Gelar Aksi Beserta Pendukungnya

BugisPos – Ratusan pendukung Bapaslon dr. Risalul Umar- H. Andi Mappamadeng (akrab disebut Umar-Madeng) menggelar aksi damai di Kantor Komisi Pemilihan Umum , Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Jumat, 16/2/2018.

Aksi yang di gelar dr. Risalul Umar – H. Andi Mappamadeng bersama pendukungnya terpaksa harus menerima kekecewaan karena tidak dapat diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bone.

Melalui Ketua KPUD Bone, Aksi Hamzah menyampaikan bahwa pihaknya tidak dapat menerima aspirasi dari Umar – Madeng dengan alasan bahwa hari ini adalah hari besar nasional.

Sesuai dengan undang-undang tentang menyampaikan pendapat di muka umum yang diatur dalam pasal 9 ayat 2, bahwa menyampaikan pendapat dimuka umum dikecualikan atau tidak dibolehkan saat hari besar nasional, kami tidak mau digiring untuk melakukan perbuatan melanggar Undang – Undang, kata Aksi Hamsah.

Walaupun aspirasi Umar – Madeng tidak diterima oleh KPU Bone namun mereka tetap menyampaikan aspirasinya di depan Kantor KPU Bone.

Dalam pandangannya Andi Mappamadeng menyampaikan beberapa hal kecurangan dalam verifikasi faktual yang diduga dilakukan penyelenggara pemilu diantaranya, ditemukannya surat suara dukungan ganda disetiap TPS diantaranya Kec. Cina, Tonra, Mare, Salomekko, Kajuara sengaja di gandakan sampai 10 kali yang tentunya merugikan pihaknya, ucap madeng.

Ditambahkan Madeng, di Desa Awang Tangka 9 pendukungnya hanya satu yang lolos, dan 8 lainnya di gandakan. di Desa Pattiro Kecamatan Mare atas nama Muliadi dan isterinya Sunarti digandakan sampai 10 kali, di Desa Massangkae, Kecamatan Kajuara ada yang memasukkan nama Kepala Desa, perangkat desa, sementara pihaknya dan pendukungnya tidak pernah melakukannya, tutup Madeng.

Selesai menyampaikan aspirasinya, dan tidak dapat bertemu dengan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kab Bone, akhirnya mereka membubarkan diri. – Sadli-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya