HTTP Status[404] Errno [0]

Hoax Jelang Pilkada, KPM Bone Gelar Dialog

28 February 2018 09:22
Hoax Jelang Pilkada, KPM Bone Gelar Dialog
Dialog umum jurnalis bicara" Hoax Jelang Pilkada" yang diangkat oleh panitia pelaksana Komunitas Pemberdayaan Masyarakat" yang dilaksanakan di Cafe Magaya Watampone, Jalan Ahmad Yani Kabupaten Bone, Selasa 27/2/2017 malam.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Dialog umum jurnalis bicara” Hoax Jelang Pilkada” di Cafe Magaya Watampone, Jalan Ahmad Yani Kabupaten Bone, Selasa 27/2/2017 malam.

BugisPos — Dialog umum jurnalis bicara” Hoax Jelang Pilkada” yang diangkat oleh panitia pelaksana Komunitas Pemberdayaan Masyarakat” yang dilaksanakan di Cafe Magaya Watampone, Jalan Ahmad Yani Kabupaten Bone, Selasa 27/2/2017 malam.

Hadir dalam kegiatan itu, Kasatreskrim Polres Bone, AKP. Hardjoko, Ketua DPRD Bone, Andi Akbar Yahya, perwakilan LSM, dan puluhan anggota Komunitas pemberdayaan masyarakat Bone.

Perbincangan dari nara sumber yang hadir cukup alot dan menarik, berjalan dengan penuh antusias, baik dari materi yang dilontarkan sehingga terjadi dialog yang cukup menarik untuk diambil sebagai pembelajaran terkait dengan unsur Hoax jelang pilkada yang banyak beredar di medsos.

Dalam kesempatan itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Bone Hj.Jumriah menyatakan bahwa untuk terselenggaranya Pilkada yang aman dan damai, bukan hanya tugas Bawaslu, namun peran stake holder serta masyarakat sangat di butuhkan.
Baik itu,Pengawasan dalam hal memberikan informasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban sangat penting untuk diketahui secara bersama, agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan sesuai dengan mekanisme regulasi yang berlaku, ungkapnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Bone, AKP. Hardjoko mempertegas akan mengawal jalannya pilkada di Bone dengan standar prosedur.

Ia pun menambahkan, bahwa terkait dengan berita hoax agar masyarakat pengguna medsos, berhati- hati dalam menyebarkannya, karena sanksinya cukup berat seperti yang diatur dalam Undang Undang no 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kasatreskrim Polres Bone Akp. Hardjoko hadir sebgai nara sumber mengatakan, Pihaknya akan mengawal pilkada damai, terkait berita hoax yang diatur Undang Undang no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elekronik pada pasal 28 ayat 2 sangat berat ancamannya, untuk itu masyarakat serta pihak terkait lainnya, harus mengetahuinya.

Dalam isi pasal itu disebutkan, Setiap orang yang sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi rasa kebencian, individu atau kelompok masyarakat tertentu atau suku agama dan antar ras golongan (SARA) dapat diancam pidana 6 tahun penjara serta denda paling banyak Rp. 500.000.000 ( lima ratus juta rupiah ) pungkas AKP. Hardjoko.

Dari unsur Pers diwakili Zainal Abidin menyatakan harpannya, kepada rekan- rekan pers, dalam bertugas senantiasa mengedepankan profesionalisme serta tetap independen dan berimbang dalam menjalangkan tugas sebagai jurnalis, ucapnya. -Sadli-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya