HTTP Status[404] Errno [0]

Kemana Kami Harus Mengadu, Rumah Sudah Hampir Roboh

04 March 2018 22:05
Kemana Kami Harus Mengadu, Rumah Sudah Hampir Roboh
Kondisi Rumah Keluarga Santi yang hampir roboh
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kondisi Rumah Keluarga Santi yang hampir roboh.

BugisPos — Entah apa yang harus kami perbuat, serta kemana lagi kami harus mengadu ??? ke Pjs. Bupati Bone, ke Gubernur, ataukah ke Presiden Jokowi terkait tempat tinggal kami yang hampir roboh termakan usia, itulah keluh kesah Santi.

Inilah potret salah satu keluarga tidak mampu di Kelurahan Penyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, pasangan suami istri tinggal bersama tiga orang anaknya yang menurutnya tempat tersebut dulunya bekas kandang ayam yang sekarang ini hampir roboh.

Ironisnya lagi, kondisi , rumah yang di tinggali sudah peot merupakan warisan orang tuanya terletak di pinggir jalan raya, malah berhadapan dengan Kantor Lurah Panyula.

Pantauan BugisPos, Atap rumahnya sudah pada bocor, begitupun rangka atapnya sudah rapuh, dinding rumahnya sudah lapuk termakan usia serta yang membahayakan lagi meteran listrik yang terpasang di depan kadang terkena air saat hujan bisa menyebabkan korsleting listrik.

Didalam rumah terdapat dua kamar dan tempat tidur dengan kasur yang kusam yang selalu basah terkenah air hujan.

Di bawah atap terdapat terpal digunakan sebagai pelindung air masuk dalam rumah namun tetap basah ketika hujan turun, apalagi kalau keras mereka hanya bisa bangun duduk sambil menunggu hujan berhenti.

Menurut Santi saat diwawancara, Dengan muka sedih mengatakan, Mau ke mana lagi, kami bertahan tinggal di rumah pak , meski sangat berbahaya bagi kami sekeluarga.

“Biaya makan aja susah, apalagi untuk merenovasi rumah,”ucapnya dengan mimik yang sangat miris

Santi mengaku terdaftar sebagai keluarga miskin berbasis data pemerintah,di buktikan adanya Stiker tertempel atas nama suaminya di pintu masuk dalam rumah.

Stiker tersebut sudah tiga tahun lalu sejak ditempel. Dan informasi untuk direalisasikan bantuan bedah Rumah belum ada pak” Urai Santi.

Keluhan yang dialami Keluarga Santi dan Suaminya yang juga belum punya pekerjaan tetap, seolah kurang perhatian serta kurang sesuai dengan aturan di negara kita.

Dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat 2 dinyatakan, Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Selain itu dalam dasar Negara kita yaitu Pancasila pada sila 2 yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab, dan pada sila ke 5 berbunyi : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. – Sadli-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya