HTTP Status[404] Errno [0]

Dinsos Bone Tanggapi Dingin Kemiskinan di Kampungnya Wapres

06 March 2018 08:46
Dinsos Bone Tanggapi Dingin Kemiskinan di Kampungnya Wapres
Kondisi Rumah Keluarga Santi yang hampir roboh
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kondisi Rumah Keluarga Santi yang hampir roboh

BugisPos — Di beritakan sebelumnya Potret salah satu keluarga tidak mampu di Kelurahan Penyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, pasangan suami istri tinggal bersama tiga orang anaknya yang menurutnya tempat tersebut dulunya bekas kandang ayam yang sekarang ini hampir roboh.

Kondisi rumah yang di tinggali sudah peot merupakan warisan orang tuanya terletak di pinggir jalan raya, malah berhadapan dengan Kantor Lurah Panyula, memang menjadi ironi dikampung Wapres Jusuf Kalla yang nyaris luput dari liputan media.

Pantauan BugisPos. Atap rumahnya sudah pada bocor, begitupun rangka atapnya sudah rapuh, dinding rumahnya sudah lapuk termakan usia serta yang membahayakan lagi meteran listrik yang terpasang di depan kadang terkena air saat hujan bisa menyebabkan korsleting listrik.

Hal tersebut ditanggapi biasa saja oleh Dinas Sosial melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Haedar yang di temui di Dinas sosial menjelaskan, bahwa untuk Dinas Sosial bantuan yang dapat diberikan kepada warga, berupa Program Keluarga Harapan dengan nilai Rp. 1.800.000 / tahun.

“Selain itu bantuan yang di kelola oleh Dinas Sosial diantaranya, Bencana alam, ketika terjadi Kebakaran diberikan bantuan berupa tenda serta selimut” pungkasnya.

“Andi Haedar yang merupakan suami santi yang rumahnya sudah hampir roboh membenarkan,mendapatkan bantuan dari Pemerintah melalui Dinas Sosial melalui program Keluarga Harapan Rp. 1.800.000 / tahun, tapi itu digunakan hanya untuk menutupi biaya serta keperluan sekolah 2 anaknya serta 1 anaknya yang masih kecil” urainya.

“Tapi untuk memperbaiki rumah kami yang sudah rusak parah, kami belum mampu karena pekerjaan serta pendapatan kami tidak menentu” katanya.

Terpisah Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Andi Asni Pawawoi yang di konfirmasi melalui telpon menyampaikan bahwa untuk progran bedah rumah yang pernah di lakukan pendataan serta ditempel Stikker di Kecamatan Tanete Riattang Timur tahun 2016 sebanyak 40 KK, tidak di lanjutkan karena itu program Provinsi serta dia menyatakan tidak tahu alasannya karena itu ranah Provinsi.

Ditambahkan, “Andi Asni bahwa untuk tahun 2018 ini akan ada program bedah rumah di empat kelurahan, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kab. Bone namun dia belum mengetahui lokasi mana yang akan mendapatkannya” bebernya.

Penulis : Sadly

Editor : One

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya