HTTP Status[404] Errno [0]

Pilkada Tanpa Hoax, Dikemas Dalam Kegiatan Dialog

10 March 2018 14:03
Pilkada Tanpa Hoax, Dikemas Dalam Kegiatan Dialog
menggelar sebuah kegiatan dialog yang bertempat di Cafe Magaya, jalan Ahmad Yani, Kabupaten Bone, Jumat malam, 09/03 /2018.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

menggelar sebuah kegiatan dialog yang bertempat di Cafe Magaya, jalan Ahmad Yani, Kabupaten Bone, Jumat malam, 09/03 /2018.

BugisPos — Upaya untuk meminimalisir informasi yang tidak benar (Hoax) jelang pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung tahun ini.

Dengan mengusung tema “Hindari Jeratan Undang- Undang ITE, Lembaga Pusat Studi dan Advokasi Pemberdayan Masyarakat (LSM PUSDAM) kabupaten Bone menggelar sebuah kegiatan dialog yang bertempat di Cafe Magaya, jalan Ahmad Yani, Kabupaten Bone, Jumat malam, 09/03 /2018.

Kegiatan tersebut terlaksana didukung oleh Polres Bone dan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Bone.

Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai nara sumber, Polres Bone di wakili oleh Kasatreskrim Polres Bone AKP.Hardjoko, Ketua Kesbangpol, Dray Vibrianto, serta dari Pengawas Pemilihan Umum (Panwas) diwakili oleh Alwi Divisi Pengawasan dan untuk peserta di hadiri dari LSM, Pers, Ormas Kepemudaan, Tokoh Masyarakat serta Tim Pendukung Paslon.

Berbagai macam permasalahan yang diungkapkan oleh peserta dalam sesi dialog yang berhubungan dengan Pilkada tanpa hoax, dan dari nara sumber memberikan jawaban yang sesuai pertanyaan dari pihak penanya terkait seputaran pilkada tanpa hoax.

Dray Virbrianto selaku ketua Kesbangpol menyampaikan untuk tahapan jalannya pilkada, pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi, seperti bekerja sama Dinas Infokom menyiarkan informasi melalui radio, serta sosialisasi lainnya seperti stiker dukungan tanpa hoax.

Ia pun berharap agar para warga masyarakat terutama di Bone, ketika melihat atau mendengar informasi teliti dulu kebenarannya, jangan informasi langsung di share di medsos. Intinya jaga mata, jaga jempol mengetik sesuatu yang belum diketahui kebenarannya, urai ketua Kesbangpol Dray Vibrianto.

Kasatreskrim Polres Bone, AKP. Hardjoko menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam menyampaikan informasi, baik itu melalui pembicaraan maupun melalui Medsos, agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat mencedarai jalannya tahapan Pilkada.

” Apabila nantinya ada Informasi yang berakibat berpotensi terjadinya masalah terhadap masyarakat luas, maka akan ada konsekuesi hukumnya. Kalau itu hal terjadi maka kepolisian akan menindak lanjuti, apalagi ketika hal tersebut ada laporannya, pasti pihak kami akan bekerja memprosesnya, “pungkas Kasatresrim Polres Bone.

Komisioner Pengawas Pemilihan Umum, yang diwakili Alwi selaku Divisi Pengawasan,menyebutkan laporan yang masuk ke Panwas, akan mereka tindak lanjuti tentunya melalui dengan proses pengkajian dan pendalaman bersama Tim Panwas.

Ketika itu ada laporan pelanggaran dalam penyelenggaran tahapan maupun dalam pelaksanaan pilkada silahkan di sampaikan tentunya disertai dengan bukti serta saksi yang valid, kami akan menerima dan melakukan proses.

Ditambahkan bahwa pemberian berupa uang dari Paslon saat kampanye adalah merupakan sebuah larangan walaupun itu untuk biaya transportasi karena tidak disebutkan dalam aturan, terang Alwi. – Sadli –

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya