HTTP Status[404] Errno [0]

Abraham Samad : Dinasti Politik Melahirkan Korupsi

11 March 2018 14:52
Abraham Samad : Dinasti Politik Melahirkan Korupsi
Seminar bertajuk "Motivasi Spirit of Indonesia" di Gedung Baruga Andi Pangerang Petterani, Universitas Hasanuddin, Makassar.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Seminar bertajuk “Motivasi Spirit of Indonesia” di Gedung Baruga Andi Pangerang Petterani, Universitas Hasanuddin, Makassar.

BugisPos — Seminar bertajuk “Motivasi Spirit of Indonesia” yang digelar oleh Kami Indonesia berlangsung semarak Sabtu, 10 Maret 2018 di Gedung Baruga Andi Pangerang Petterani, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Ribuan mahasiswa Universitas Hasanuddin hadir memenuhi gedung Baruga yang sangat antusias menghadiri seminar ini.

Abraham Samad, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diundang sebagai salah satu pembicara dalam seminar yang bertajuk “Motivasi Spirit of Indonesia” ini.

Syahrul Yasin Limpo selaku Gubernur Sulawesi Selatan 2 periode, Ketua MPR RI Dzulkifli Hasan, dan Ketua KPPU Sarkawi Rauf juga turut hadir sebagai pembicara dalam seminar ini.

Dalam kesempatan ini, sebagai mantan ketua KPK, Abraham Samad membawakan materi berjudul “Menolak Lupa Untuk Korupsi”
dan mengingatkan bahaya munculnya dinasti politik akan memunculkan perilaku korupsi yang sistematis, masif, dan terstruktur.

“Di salah satu kabupaten, bupatinya adalah dinasti politik dan itu melahirkan korupsi karena orang-orang didalamnya adalah orang dekat”, ujar Abraham Samad dengan lantang yang disambut gemuruh tepuk tangan mahasiswa yang hadir.

Pernyataan dari Abraham Samad dalam seminar itu dinilai menarik lantaran dinasti politik juga berada di Sulawesi Selatan, dimana saat ini yang maju dalam pertarungan perebutan kursi Gubernur adalah adik dari Syahrul Yasin Limpo, yang telah menjabat Bupati Gowa 2 periode.

Senada dengan penilaian Abraham Samad, Lembaga Survey Populasi Center juga menyatakan mewaspadai pilkada Sul-Sel yang telah bertahun-tahun dikuasai dinasti politik.

Di akhir materinya, Abraham berpesan kepada para mahasiswa untuk berani melawan perilaku koruptif apapun profesi mereka nanti dan harus menjalani profesi dengan penuh integritas agar dicintai oleh masyarakat.-IBA-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya