HTTP Status[404] Errno [0]

Bocah 4 Tahun Pandai Ceramah Agama

17 March 2018 18:42
Bocah 4 Tahun Pandai Ceramah Agama
Ince Ja'far Intamir, bocah 4 tahun, pandai ceramah agama ( Suaedy Lantara )
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Ince Ja’far Intamir, bocah 4 tahun, pandai ceramah agama ( Suaedy Lantara )

BugisPos.- Ince Ja’far Intamir, lahir di Bulukumba 28 Desember 2013, anak kelima dari pasangan Ince Syahrul Amir – Hijrawati, dan hingga saat ini belum sekolah, ternyata memiliki kelebihan dari anak se usianya.

Tanpa ada rasa malu, Ja’far mau berceramah saat wartawan media ini bersama Kabag Kesra Hj.Darmawati bertandang ke rumah orang tua bocah ini yang kebetulan membuka warung Sop Ubi di perumahan Tirta kelurahan Caile Kecamatan Ujungbulu Kabupaten Bukukumba, Sabtu (17/3) siang.

Sebelum tampil menyampaikan cerama, Ja’far terlihat bermain bersama kakaknya. Dan saat ayahnya menyampaikan kalau putra bungsunya bisa berceramah, penulis kurang percaya. Untuk membuktikan informasi yang disampaikan Ince Syahrul kepada penulis, saat itu juga Ince Syahrul meminta anaknya untuk berceramah.

Spontan tanpa ada rasa malu sedikitpun, Ja’ far berdiri dan menyampaikan ceramah agama, dengan bahasa yang sangat jelas, termasuk bacaan Al qur’an, sangat fasih dilontarkan. Hebatnya lagi, setiap selesai membaca ayat atau doa, bocah ini menyampaikan arti bacaannya.

Usai menyampaikan ceramah agama, Kabag Kesra Hj.Darmawati langsung memeluk bocah ini, dan memberi hadiah, karena sangat kagum melihat dan mendengarkan ceramah yang disampaikan Ja’far, saat itu juga bocah ini lari masuk ke rumahnya sambil memegang ponsel milik ayahnya.

Inilah sosok bocah Ja’far yang pandai ceramah agama

Tak lama kemudian, ibu bocah ini muncul, sekaligus meminta Ja’far tampil kembali mengenakan baju jubah. Lagi lagi bocah berusia 4 tahun ini menuruti permibtaan ibunya.

Dengan mengenakan baju jubah dipadu kopiah warna putih, Ja’ far kembali menyampaikan ceramah dan berdiri di atas kursi yang disiapkan ayahnya. Tanpa sedikitpun rasa malu, Ja’far berceramah dan penulis mengabadikan menggunakan ponsel melalui siaran langsung.

Ince Syahrul Amir, ayah Ja’far
kepada penulis menjelaskan, pada usia 3,6 tahun, Ja’far mulai belajar dari kakaknya yang berusia 10 tahun yang kebetulan juga pintar ceramah agama. ” Dari situ anak saya selalu berlatih sendiri ceramah agama, dan repotnya kalau Ja’far bertanya kepada saya, makanya saya juga belajar,” jelas Ince Syahrul.

Ditambahkan, saat Ja’far lahir, memang ada tanda warna merah mirip huruf U dijidatnya. Dan saat menginjak usia 1,6 tahun, Ja’far suka nonton siaran Adzan di televisi. ” Ja’far menangis kalau siaran Adzan selesai,” jelasnya.

Menurutnya, sebelum bocahnya bisa ceramah agama, Jafar sedikit bisa berbahasa Inggeris, karena sering diajari sama kakaknya yang sekolah di Pondok Pesanteren Bantaeng. ” Karena daya ingatnya yang kuat, saya minta anak saya yang sekolah di Pesanteren mengajar adiknya bahasa Arab dan sampai hari ini Ja’far bisa berceramah agama yang diikuti bacaan ayat suci Al Qur’an,” jelasnya.

Apakah anak anda sudah bisa membaca huruf latin ?, spontan Ince Syahrul menegeskan kalau Ja’far belum bisa membaca, tetapi daya ingatnya yang kuat.- Suaedy.-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya