HTTP Status[404] Errno [0]

Target APE Tingkat Mentor

17 March 2018 15:15
Target APE Tingkat Mentor
Syamsu Rizal MI
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Syamsu Rizal MI

BugisPos — Pemerintah Kota Makassar pada 2018 ini, menargetkan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) tingkat mentor dan Kota Layak Anak (KLA) tingkat utama dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

“Untuk penghargaan KLA ini sudah kita raih selama dua tahun berturut-turut, begitu juga APE tingkat madya sudah kita raih tahun lalu. Kini saatnya meningkatkan lagi penghargaannya,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Makassar Syamsu Rizal di Makassar, Jumat 9/3/18

Ia mengatakan, persiapan untuk meraih dua penghargaan tertinggi dari KPPPA itu sedang dilakukan dan Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) telah berjuang membenahi semua kekurangan-kekurangan tersebut.

Deng Ical — sapaan akrab Syamsu Rizal itu mengharapkan Pokja PUG dari beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ini mampu menjadi jembatan dalam meraih penghargaan tertinggi tersebut.

“Kita sudah dapat APE madya, KLA juga diperoleh. Ini merupakan simbol yang menunjukkan indikasi bahwa kita telah berhasil,” ungkapnya dihadapan anggota Pokja PUG.

Meski demikian, Syamsu Rizal mengingatkan kepada seluruh SKPD yang tergabung dalam Pokja Pengarusutamaan Gender agar memperkuat koordinasi untuk akselerasi menuju target.

“Kalau perlu mengeluarkan laporan progres secara periodik, seperti pencapaian tiap SKPD. Agar bisa diketahui cepat apa kendalanya ketika di evaluasi dan langsung diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Makassar, Tenri Ampa Palallo menyampaikan bahwa dirinya mengaku optimis untuk meraih target yang telah ditetapkan.

“Budaya kerja kita di Kota Makassar itu dua kali tambah baik, sehingga kita menargetkan APE tingkat mentor dan KLA tingkat utama. Sengaja kami target yang tinggi, artinya kami siap bekerja keras,” ungkapnya.

Ia memaparkan sejumlah hal yang belum dimiliki kota Makassar untuk memperoleh penghargaan tersebut di antaranya, Taman Bermain Anak di Pantai Losari, bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk percepatan pembangunan gender, pembentukan Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia Daerah, dan membangun jejaring jurnalis berperspektif gender dan anak.

“Itu tadi yang belum kita miliki. Untuk taman bermain, jauh sebelum wali kota cuti sudah diusulkan, tapi terkendala di anggaran. Untuk sementara kita akan lakukan MoU dengan perguruan tinggi untuk percepatan pembangunan gender,” ucapnya –ant–

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya