HTTP Status[404] Errno [0]

Juharta Pertanyakan Kematian Pamannya

23 March 2018 07:00
Juharta Pertanyakan Kematian Pamannya
HAM.Juharta.S.Sos.SH, M.Si
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

HAM.Juharta.S.Sos.SH, M.Si

BugisPos.- Hatang Dg Makkulle (75), warga Desa Tugondeng Kecamatan Herlang, yang ditemukan tewas terkapar di kebunnya, pada Sabtu (17/3) lalu, terus dipertanyakan keluarganya.

H.A.M.Juharta, S.Sos, SH.M.Si kepada media ini kembali menegaskan, melihat kondisi saat Hatang ditemukan, dia curiga kalau pamannya meninggal dunia bukan karena tertimpa pohon, karena saat ditemukan, menurut mantan anggota DPRD Bulukumba ini, tidak ditemukan ada bercak darah pada tubuh korban.

Yang ada, sambung Juharta, luka pada betis korban, mirip dengan luka bakar. ” Saya atas nama Keluarga alm.Hatang, curiga korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. Makanya kematian paman kami, akan terus pertanyakan, karena kami curiga korban bukan tertimpa pohon,” ungkap Juharta.

Jadi, menurut Juharta, dia mewakili keluarga, berharap kepada pihak Kepolisian di daerah ini, segera mengusut tuntas kematian Hatang, karena katanya, sesuai tanda tanda yang ada pada tubuh almarhum, kuat dugaan korban tersengat listrik di kebun salah seoerang warga.

Bahkan Juharta menyebut ditemukan ada luka korban yang sangat mencurigakan, yaitu adanya luka bakar pada betis dan tangan. ” Anehnya tidak ditemukan setetes pun darah pada tubuh korban. Jadi kami duga setelah tersengat listrik , mayat paman kami dipindahkan ke suatu tempat yang berjarak sekitar 150 meter dari penemuan parang korban, dengan alibi tertimpa pohon,” terang Juharta, sambil menambahkan, jika memang korban tertimpa pohon, kenapa betis korban melepuh, serta luka di kepala luka tidak mengeluarkan darah.

” Untuk itu, kami mendesak Polisi mengungkap kematian paman saya yang mencurigakan,” harapnya.

Dan menurut Juharta, dia mendengar ada seseorang yang pernah berpesan pada salah seorang warga, yang katanya orang itu sudah memasang aliran listrik di kebun. ” Jika memang ada yang sengaja memasang aliran listrik di kebun dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, apa hal tersebut masuk tindak pidana atau tidak. Jadi kami berharap persoalan ini diusut tuntas, dan jika persoalan ini tidak bisa dituntaskan, saya akan melapor ke Polda, ” tegas mantan ketua komisi D DPRD Bulukumba ini.

Kapolres Bulukumba AKBP.M.Anggi Naulifar Siregar, S.Ik yang dihubungi Rabu (21/3) kemarin, belum bisa memberi penjelasan. ” Mohon waktu, saya chek,” tulis Kapolres melalui WhatShapnya.- Suaedy.-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya