Polres Bulukumba Selamatkan Uang Negara Hasil Korupsi Capai Rp.1.349.225.000.

31 December 2018 19:56
Polres Bulukumba Selamatkan Uang Negara Hasil Korupsi Capai Rp.1.349.225.000.

BugisPos.- Akhir tahun 2018, Kapolres Bulukumba AKBP.Syamsu Ridwan didampingi Kabag Ops.Kompol.Saifullah, Kasat Reskrim Iptu.Deki Marizaldi, Kasat Narkoba AKP.Aris Sumarsono, Kasat Intel AKP.Wahyu, para Kanit diantaranya Kanit Tipikor Aipda Muh.Ali, Kanit Tipidter Brigadir Achmad Fatir, Kanit PPA Polres Bulukumba memaparkan hasil kinerja yang dicapai selama tahun 2018 dihadapan awak media yang bertugas di Bulukumba.

Kasat Reskrim Iptu.Deki Marizaldi bersama Kanit Tipikor Aipda.Muh.Ali.

Khusus untuk kasus tindak pidana korupsi, Kapolres AKBP.Syamsu Ridwan menjelaskan, ada beberapa kasus korupsi yang ditangani jajaran Tipikor Sat Reskrim Polres Bulukumba, diantaranya kasus Korupsi dana bergulir SPP UPK Kajang yang merugikan negara sebesar Rp 397.740.000.- dan telah menetapkan 2 orang tersangka masing masing Muh. Asri (ketua) Syahwan (Sekretaris).

Kemudian kasus proyek jalan Beton poros PPI Bonto Bahari, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 783. 309.233.- ” Kasus ini, sudah ada pengembalian dana sebesar Rp. 15.000.000,- Meski begitu, kasus tersebut masih tahap penyidikan dan telah dilaksakan gelar perkara untuk penetapan tersangka. Maaf teman teman wartawan, untuk nama calon tersangka belum bisa kami publis, karena masih ada beberapa pendalaman yang harus dilengkapi penyidik. Yang pasti calon tersangka ada 4 orang, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa berkembang atau bertambah lebih dari 4 orang,” papar Kapolres AKBP.Syamsu Ridwan.

Kemudian menjawab pertanyaan awak media soal kasus perjalanan dinas di DPRD Bulukumba, menurut Kapolres, perkara masih dalam penyelidikan, tetapi menurut Kapolres, sudah ada pengembalian dana sebesarRp 1. 235.801.000.-.

” Saat ini penyidik sudah menyurat ke BPK Perwakilan Sulsel untuk dilakukan audit, apakah bisa dilakukan penyelidikan lanjut atau tidak. Yang pasti penyidik masih menunggu hasil audit BPK RI. Kalau BPK masih memunkinkan audit kembali atau tidak, karena temuan indikasi korupsi sudah di kembalikan,” jelas AKBP. Syamsu Ridwan.

Menyusul kasus TIK, menurut Kapolres Bulukumba, untuk kasus TIK, perkaranya sudah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan, hanya saja ada 1 orang tersangka yang dinyatakan DPO. ” Nah kalau tersangka utamanya tertangkap, kami langsung serahkan ke JPU untuk disidangkan,” tegas mantan Kapolres Selayar ini.

AKBP. Syamsu Ridwan menyebut, total penyelamatan uang negara yang diselamatkan melalui penanganan perkara oleh Satreskrim unit Tipikor Polres Bulukumba sebesar Rp 1. 349.225.000.- Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya