HTTP Status[404] Errno [0]

Matemija, Tinta Printer Habis, Pelayanan di Disdukcapil Bulukumba Macet

10 January 2019 20:09
Matemija, Tinta Printer Habis,  Pelayanan di Disdukcapil Bulukumba Macet
Kantor Disdukcapil Bulukumba.

BugisPos – Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Bulukumba macet karena kendala tekhnis administrasi, hal ini sangat disayangkan mengingat instansi ini selalu ramai untuk pengurusan administrasi masyarakat.

Pasalnya, pada hari Kamis, 10 Januari 2019, salah satu warga yang mengurus berkas di Capil (Catatan Sipil) mengeluh keterlambatan pelayanan karena tinta printer untuk cetak E-KTP habis, alhasil penandatanganan surat biodata pun harus macet dan menyebabkan antrian panjang.

Hal seperti ini bukan kali pertama terjadi, kendala tekhnis seperti ini sudah sering terjadi di Dukcapil Bulukumba, namun sampai hari ini tidak ada solusi alternatif untuk permasalahan ini.

Kejadian ini sangat meresahkan masyarakat karena seperti yang diketahui bahwa seluruh masyarakat diwajibkan memiliki KTP untuk segala kepengurusan berkas-berkas penting, akan tetapi selalu terkendala masalah tekhnis.

Ketua SAPMA Pemuda Pancasila, kabupaten Bulukumba, Sabir Modding menyampaikan kepada wartawan bugispos.com bahwa setiap hari masyarakat Bulukumba, baik yang diperkotaan maupun yang rumahnya jauh dari kota, rela berpanas – panasan mengantri di depan kantor Dukcapil Bulukumba untuk mendapatkan panggilan perekaman E-KTP, namun harus kecewa karena tinta printer untuk mencetak E-KTP habis.

“ Saya membawa berkas ke bagian penanganan berkas untuk E-KTP tetapi pegawainya mengatakan tinta habis pak, jadi saya minta solusi alternatif untuk sebuah keterangan berupa suket atau pengisian biodata agar ada legitimasi penguatan dari capil untuk pengurusan berkas yang bersangkutan dengan E-KTP karna saya sangat membutuhkan” keluh Sabir yang akrab dengan sapaan Pacet.

Menurut Pacet, hal ini adalah sebuah ketimpangan bagi pemerintah khususnya Dukcapil karena tidak ada kabid untuk penandatanganan biodata yang bisa menjadi alternatif ketika ada kendala tekhnis.

“ Saya menyampikan ketika seperti ini terus kinerja dinas kependudukan dan catatan sipil, maka banyak masyarakat mengeluh terhadap pelayanan publik yang kita ketahui juga hampir seluruh masyarakat kecil bergantung pada E-KTP untuk melakukan pengurusan yang sifatnya penting dan juga bisa berupa usaha ekonomi rakyat”, jelas Pacet.

Ketua SAPMA Pemuda Pancasila ini berharap masalah ini harus ditangani secara serius karena akan terus merugikan masyarakat luas, khususnya di kabupaten Bulukumba.

“Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil harus memperhatikan kinerja bawahannya dan perlu pengawasan ekstra agar pelayan publik berjalan sesuai rencana dan tidak merugikan masyarakat”, imbuh Pacet. -ST-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya