HTTP Status[404] Errno [0]

Pengadaan Susu Untuk Kurang Gizi Terkendala Anggaran

19 January 2019 13:14
Pengadaan Susu Untuk Kurang Gizi Terkendala Anggaran
Inilah tumpukan kardus berisi susu SGM Gain 74, yang ditampung di rumah salah seorang ASN, dan dijepret oleh Ansar ASN Dinkes Bulukumba pada 2 Januari 2019

BugisPos.- Pengadaan susu gizi untuk usia 0 sampai 12 bulan tahun anggaran 2018 pada Dinas Kesehatan Bulukumba, telat diadakan karena terkendala ketersediaan anggaran.

Seperti disampaikan Ernawati, bagian Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba saat dikonfirmasi awak media ini, beberapa waktu lalu, susu jenis SGM Gain 74, baru bisa dibayarkan pada tanggal 21 Nopember 2018. ” Barangnya didatangkan setelah dibayar, jadi kami bayarkan harga susu tersebut sebesar Rp. 200 juta pada 21 Nopember 2018,” jelas Erna.

Sementara itu, Hj.Kasmarinda, Kepala Bidang yang menangani pengadaan susu gizi yang dimintai penjelasan, mengaku tidak terlalu tahu soal pengadaan susu gizi bantuan tersebut.” Berapa banyak jumlah pengadaan susu gizi tahun 2018,” tanya media ini, spontan Kasmarinda menyatakan ” kurang jelaska pak, tanyaki ke Kadis pak,” kata Kasmarinda via WhatShapnya.

Hj.A.Subaedah staf Dinas Kesehatan yang rumahnya dijadikan tempat penampungan susu gizi tahun 2018 menyebutkan, pengadaan susu gizi yang terealisasi jumlahnya hampir 5000 kardus untuk bayi usia 0 sampai 12 bulan, yang disalurkan ke 20 Puskesmas di Bulukumba, sementara untuk 12 bulan sampai 24 bulan tidak terealisasi, karena diduga terkendala anggaran.

Sekedar diketahui, persoalan susu gizi ini, terkuak setelah salah seorang staf Dinas Kesehatan Bulukumba berkicau di media sosial dan langsung direspon oleh Bupati Bulukumba AM Sukri A.Sappewali. Pegawai tersebut menggunakan akun Ancha Say beberapa waktu lalu, yang menyoroti susu gizi pangadaan 2018 yang masih ditampung di salah satu rumah, samping RSUD HA.Sulthan Dg Radja. Susu tersebut ditampung hingga tanggal 2 Januari 2019 dan tersalur secara keseluruhan ke Puskesmas nanti pada 4 Januari lalu.

” Saya mengambil gambar tumpukan kardus berisi susu SGM Gain 74 pada tanggal 2 Januari 2019 lalu, mestinya tersalur ke sasaran tahun 2018, lalu karena anggarannya, pengadaan tahun 2018,” ungkap Ansar usai memberi keterangan kepada tim Ispektorat, yang sehari harinya bertugas menangani permasalahan gizi bagi anak anak di kantor Dinas Kesehatan.- Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya