HTTP Status[404] Errno [0]

Cara Keren Pelajar SMA 10 Bulukumba Gairahkan Minat Baca dan Permainan Tradisional

20 January 2019 00:42
Cara Keren Pelajar SMA 10 Bulukumba Gairahkan Minat Baca dan Permainan Tradisional

BugisPos.- Generasi milenial tidak melulu identik dengan gadget ataupun hura-hura. Banyak juga yang melakukan kegiatan positif. Seperti yang dilakukan oleh sembilan pelajar SMA 10 Bulukumba. Komunitas ini menamakan diri Hamaika Project.

Sabtu siang (19/01), Hamaika menggelar lapak baca gratis, mendongeng, dan permainan tradisional di kawasan Pasar Tantara, Destamar, Sampeang, Kecamatan Rilau Ale. Kegiatan mereka terselenggara atas kerjasama dengan komunitas literasi Dihyah PROject sebagai pihak penyedia buku-buku bacaan untuk dilapak.

Hamaika Project awalnya diinisiasi oleh tiga orang siswa SMA 10 Bulukumba, yaitu Fifi Sri Astika, Arzal Isham, dan Annisa Amalia Amin.

Fifi Sri Astika, mengungkapkan, Hamaika Project adalah kelompok remaja pencinta literasi. “Sebenarnya Hamaika Project belum lama dibentuk. Tepatnya tanggal 11 Januari 2019. Sebelumnya Hamaika project hanyalah sebuah mimpi tiga orang pelajar. Kemudian bertemu dengan beberapa anak lainnya yang sepemikiran dengan mereka. Alhamdulillah hari ini (Sabtu kemarin) kami melaksanakan kegiatan pertama di Lapangan Destamar, Sampeang. Saat ini komunitas kami baru beranggotakan sembilan orang.” Urai Fifi.

Sementara itu, Ketua Dihyah PROject, Alfian Nawawi yang dihubungi melalui seluler mengaku salut kepada Hamaika PROject. “Tidak banyak anak-anak pelajar yang mau bergerak dalam kegiatan literasi. Hamaika Project ini salah satu bukti bahwa generasi milenial tidak melulu identik dengan gadget misalnya. Hamaika ini contoh bagus, inspirasi bagi remaja lainnya untuk selalu mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.”

Alfian yang juga pendiri Forum Pustaka Bulukumba (FPB) yang kini menghimpun 79 komunitas literasi dan rumah baca ini mengungkapkan, “Kami selalu siap membuka ruang kerjasama dengan Hamaika Project ke depan. Seperti yang baru saja kami lakukan, menyediakan buku-buku yang diperlukan untuk kegiatan Hamaika.”

Mengenai agenda selanjutnya, Fifi yang mewakili Hamaika menyatakan, Hamaika Project masih akan tetap melakukan kegiatan-kegiatan literasi serupa di waktu-waktu mendatang. Dengan misi menumbuhkan minat baca dan melestarikan permainan tradisional di kalangan anak-anak dan remaja.- AN / Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya