HTTP Status[404] Errno [0]

Masempo Na Massipa Warpas Jadi Pilihan Banyak Kalangan

22 January 2019 13:36
Masempo Na Massipa Warpas Jadi Pilihan Banyak Kalangan

BugisPos.- Sejak beberapa bulan terakhir di kota Bulukumba menjamur warung makanan serba Rp.10.000.- dan ternyata memang banyak peminatnya, mulai masyarakat biasa hingga pejabat.

Awak media di Bulukumba juga menjadi pelanggan setia Warpas

Kapolsek Ujungbulu AKP.H.Syafar, Anggota DPRD H.Syafiuddin, Jurnalis media ini dan pengurus BKPRMI saat berada di Warpas, Senin 21 Januari 2019.

Sebutlah Warung Panas yang lazim disebut Warpas. Warung yang satu ini berlokasi di jalan Pahlawan atau dibelakang kantor Bank Sulsel Bulukumba, juga menawarkan harga yang sangat terjangkau hanya Rp.10 ribu per porsi.

Begini cara Rahmatia melayani pelanggannya.

Menu yang dijual di Warpas memang beda dengan warung sekelas lainnya yang banyak pilihan. Kalau di Warpas, yang berdiri sejak 40 tahun silam, menunya hanya satu. Yaitu paket nasi putih, udang goreng, telur goreng, sup dan air minumnya berwarna kemerahan, yang kebanyakan orang di Bulukumba menyebutnya air Seppang.

Beginilah keseharian Sudirman saat berada di warungnya, dia bertugas menggoreng udang tepung

Sudirman bersama Rahmatiah, suami isteri pengelola Warpas, kepada media ini menuturkan, Warpas yang dia kelola sejak tahun 1990 an itu, merupakan warisan dari orang tuanya bernama Suparmi. ” Sebenarnya warung saya namanya Warung Bira, dan saya tidak tahu kenapa pelanggan saya lebih suka menyebutnya Warpas,” tutur Sudirman yang bertugas menggoreng udang.

Anggota DPRD Bulukumba H.Syafiuddin bersama Kapolsek Ujungbulu AKP.H.Syafar usai menikmati makan siang di Warpas, Senin kemarin

Meski begitu, Sudirman tidak menyoal pemberian nama warungnya. ” Mungkin karena sebelum warungnya direhab, pelanggan kepanasan, karena atap warungnya rendah ditambah asap dari menggoreng udang juga mengepul didalam warung. Karena dulu saya menggoreng udan dan memanaskan air minum, menggunakan kayu bakar,” urai Sudirman.

Akhsar anggota Samsat, istirahat di depan Warpas, usai menikmati menu andalannya

Alhamdulillah, katanya, sedikit demi sedikit, bangunan warungnya sudah berubah, demikian juga dengan asap dari kayu bakar, kini sudah tidak ada lagi, karena Sudirman sudah beralih menggunakan kompor gas.

Sebagai generasi pelanjut orang tuanya, Sudirman menggeluti usaha Warpasnya bersama isterinya, dibantu tiga orang karyawan. ” Alhamdulillah, dari usaha Warpas ini, saya bisa menyekolahkan tiga orang anak pak, dan meskipun tidak seberapa keuntungan yang kami dapatkan, yang pasti ada berkahnya,” sambung Rahmatia usai melayani pelanggannya, termasuk awak media ini, Kapolsek Ujungbulu AKP.H.Syafar, Anggota DPRD Bulukumba H.Syafiuddin bersama isteri dan pengurus BKPRMI, dan ada pula ACCA anggota Samsat.

Menurut Sudirman, warungnya beroperasi mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00 Wita, dan hampir tiap hari seperti itu. Meskipun pasangan suami isteri ini enggan membeberkan keuntungan perharinya, namun Sudirman mengaku dari hasil usahanya itu, dia bisa menyekolahkan ketiga anaknya.

Pantauan media ini, Warpas memiliki daya tampung pelanggan hanya kisaran 20 orang, dengan menggunakan meja panjang dan kursi panjang, semuanya terbuat dari kayu, pada jam tertentu pelanggan harus antri. Menariknya, meskipun tempatnya sangat sederhana, tetapi pelanggannya beragan, mulai Anggota DPRD, pejabat Kepala Dinas, Perwira Polisi, Camat, Jurnalis, LSM dan masyarakat umum lainnya.
Mauki coba, silakan ke Warpas.- Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya