wujudkan pelayanan publik

Jalan Panjang Menuju Kursi Sekda

11 February 2019 06:34
Jalan Panjang Menuju Kursi Sekda
Ir.Andi Muhammad Ansar,M.Si

BugisPos — Senin tanggal 28 Januari 2019, adalah hari bersejarah dalam hidup Ir.Andi Muhammad Ansar, M.Si. Disaksikan oleh 12 ribu orang dari seluruh penjuru Makassar, Ansar dilantik menjadi Sekretaris Daerah kota Makassar di gedung Convention Celebes Center (CCC) Tanjung Bunga.

Walikota Danny Pomanto yang melantik Ansar mengatakan, ini adalah momentum spesial karena setelah 6 bulan akhirnya Kota Makassar memiliki Sekda definitif.

“Pak Ansar terpilih sebagai Sekda betul-betul melalui proses yang telah diatur oleh undang-undang sehingga inshaAllah ini yang terbaik bagi Kota Makassar. Semoga pak Ansar dapat amanah menjalankan tugas dan baktinya kepada Kota Makassar sehingga kemajuan Makassar tetap terjaga, bahkan saya sarankan pak Ansar juga mengukir prestasi seperti yang telah diperlihatkan oleh Ibu Naisyah saat menjabat Plt Sekda,” pungkas Danny Pomanto

Dari 20 orang yang maju pada seleksi calon Sekda Makassar, kemudia megerucut menjadi 3 calon, yakni Andi Muhammad Ansa, Andi Yasir dan Rahman Bando. Angka tertinggi dari tiga calon ini memang dipegang Ansar. Dan Ansar yang kemdian mendapat persetujuan dari Mendagri setelah tiga nama diusulkan melalui gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Siapa Andi Muhammad Ansar yang sebenarnya? Pertanyaan ini cukup banyak mencuat ke permukaan.

Andi Muhammad Ansar  adalah putra Masenrengpulu. Dia masih kerabat dekat dengan Andi Soses. Dalam beberapa tahun terakhir Ansar dipercaya oleh warga Masenrepulu se Sulsel menjabat ketua HIKMA (Himpunan Keluarga Masenrengpulu) Sulawesi Sekatan.

Keseharian Ansar menhabiskan watunya di Dinas Pekerjaan Umum kota Makassar, mulai dari posisi staf, kepala seksi, kepala bidang hingga dipercaya menjabat kepala dinas menggantikan Ridwan Muhadir.

Andi Muhmmad Ansar, seorang pria pendiam tetapi cerdas luar biasa. Tetapi sekali bicara kalimat-kalimatnya cukup tajam dan simpel. Namun Ansar punya pribadi yang bujaksana dan cukup menghargai setiap orang yang berkomunikasi dengannya, tanpa melihat strata dan status. Dia juga biasa bercanda.

Ansar dilantik menjabat  Kadis Pekerjaan Umum  Makassar oleh Walikota Ilham Arief Sirajuddin menggantikan Ir.Ridwan Muhadir.

Ansar, putra Enrekang kelahiran 17 Mei 1963 ini, tamat SD tahun 1975, tamat SMP Negeri tahun 1979, dan tamat SMA negeri tahun 1982, yang kesemuanya dilakoni di Enrekang. Tahun 1990 dia selesai S1 di Fakultas Tehnik Sipil Unhas, dan selesai di pasca sarjana Unhas tahun 2004.

Ansar memulai karir PNS tahun 1994 dengan pangkat III/a. Tahun 1998 dia menjabat Kasub Seksi Perenacanaan Dinas PU Makassar, tahun 2001 dia naik ke jabatan Kasub Dinas Program & Evaluasi. Selanjutnya Ansar naik lagi ke jabatan Kepala Bidang Jalan & Jembatan sejak tahun 2005, dan pada akhirnya naik menjabat Kepala Dinas PU Kota Makassar.

Ansar tak pernah keluar dari Dinas PU Makassar, sehingga tak bisa dipungkiri kalau pria hobby olah raga bulutangkis ini cukup piawai mengendalikan Dinas PU Makassar sepeninggal beberapa senior pendahulunya, seperti Ir.A.Herry Iskandar, Ir.Abd.Latief, Ir.Irianto Kasim, Ir.Kusayyeng, dan Ir.Ridwan Muhadir.

Kisah terpilihnya Ansar menjabat Sekda, sebetulnya merupakan kisah ulangan. Ketika itu, saat bergulirnya wacana penggantian Kepala Dinas PU Makassar, dimana saat itu Plt Kepala Dinas dijabat Sekretaris Dinas PU Drs.Muslim, nama Ansar banyak digadang-gadang untuk dipercaya  menggantikan Ridwan. Nyaris setiap kolega Ansar memberinya ucapan selamat meskipun belum jelas betul siapa yang akan jadi Kadis PU pada waktu itu.

Ansar hanya selalu menyambutnya dengan senyum, tanpa komentar. Ansar selalu mengalihkan pembicaraan bila diarinya disinggung akan jadi Kadis PU. Mengapa ? Agaknya Ansar adalah seorang lelaki bertipe pekerja, bukan tipe seorang pengejar jabatan, apalagi bersibuk-ria mengejar kedudukan, meskipun ambisi menduduki jabatan itu adalah hal wajar dalam berkarier. Tidak ! Dia lebih memilih menyelesaikan tugasnya daripada kasak-kusuk mengejar kedudukan.

Faktanya, jauh sebelum jadi Kadis PU Makassar, dia sebetulnya sudah digadang-gadang jadi Kadis PU Pangkep di zaman bupati Syafrudin Nur. Namun tiga kali dia ditanya soal kesiapannya ke Pangkep, dia selalu mengatakan ; Nanti saya lihat dulu ,,, Dan akhirnya bupati terpaksa memilih figur lain yang tak kurang kapabelnya, yakni Ir.Ismounandar untuk menjabat Kadis PU Pangkep.

Kisah ini mirip-mirip dengan yang terjadi selama proses penjaringan calon Sekda. Begitu nama Ansar masuk di 20 calon, begitu banyak kolega Ansar yang langsung memberinya ucapan selamat. Sementara Ansar diam-diam saja dan tersenyum.

Garis tangan Andi Muhammad Ansar menjabat Sekda, jabatan tertinggi di lingkup ASN, tentulah atas restu Allah SWT. Allah SWT telah membukakan jalan sehingga Andi Muhammad Ansar menjadi pilihan menjabat Sekda  Makassar untuk beberapa rahun ke depan. Pendahulu Ansar yang pernah menjabat Sekda, antara lain Ibrahim Beddu, Agar Jaya, Anis Kama. Juga ada tiga figur Plt Sekda sebelum Ansar, yakni Baso Amiruddin, Andi Yasir dan dr Naisyah Tun Azikin.

Selamat menjalankan tugas dan tanggung jawab pak Ansar, semoga amanah (Usdar Nawawi)

 

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya