Penyaluran Dana PKH Diduga Tidak Tepat Sasaranki di Bone

12 February 2019 15:30
Penyaluran Dana PKH Diduga Tidak Tepat Sasaranki di Bone

 

BugisPos – Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan di kelurahan Panyula, kecamatan Tanete Riattang Timur, kabupaten Bone, Sulawesi Selatan diduga tidak tepat sasaran.

Seorang warga kelurahan Panyula yang bernama Santi mengeluhkan pengelolaan bantuan tersebut, pasalnya warga lainnya sudah menerima sementara dirinya belum.

Hal tersebut diungkapkan Santi saat ditemui di kediamannya, Selasa 12 Februari 2019. Menurutnya penerimaan bantuan sudah dilaksanakan dan terkesan ada pilih kasih karena warga setempat sudah menerima sedangkan dirinya belum ada kejelasan.

Santi sempat mendatangi rumah ketua kelompok RK 1 Maccili atas nama Hajrah di kelurahan Panyula, Senin, 2 Februari 2019, namun tidak ada kejelasas informasi.

Menurut Santi, sudah 2 kali dia didata sejak akhir tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 belum mendapatkan informasi yang valid.

Disisi lain, Santi menyebutkan merasa sangat kecewa atas prosedur itu karena dia tergolong kurang mampu, ditambah lagi harus menanggung biaya anaknya yang masih sekolah di SD, SMP, dan ada anak yang masih balita.

” Data keluarga saya, sudah ada masuk namun terkendala di proses pencairan serta dana terpending, sementara itu menurut dia ada tetangganya yang punya pekerjaan tetap namun dia lebih duluan menerima”, ungkap Santi.

Menanggapi hal tersebut, tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bernama Akmal yang dikonfirmasi di jalan Merdeka Warkop 86 menjelaskan bahwa nama keluarga atas nama Santi sudah terdaftar sebagai pendamping PKH dan namanya ada dalam peserta PKH.

” Saya sudah berusaha untuk membantunya begitu mengetahui kondisi tersebut, dengan jalan mengcopy buku rekeningnya kemudian melaporkan ke kordinator kabupaten atas nama Sudasman agar dapat diteruskan ke pusat,” ungkap Akmal.

Dia pun menambahkan bahwa dana tersebut kemungkinan ditangguhkan dan mungkin sekitar bulan 3 dana tersebut akan cair.

“Kalau untuk dananya apakah dirapel atau tidak, itu wewenang kementerian, namun semoga saja dana tersebut bisa dirapel”, ujar Akmal.

Selaku pendamping PKH, Akmal pun menyampaikan terima kasih atas informasi dan masukan dari masyarakat.

” Semoga kedepannya bisa bekerja lebih baik atas masukan dari masyarakat”, tutupnya. – Sadli –

 

 

 

Editor – ST

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya