HTTP Status[404] Errno [0]

Rencana Perumahan Bersubsidi, Siapa yang Mensubsidi diii?

23 November 2019 18:34
Rencana Perumahan Bersubsidi, Siapa yang Mensubsidi diii?
Disperkim Makassar bersama pihak pengembang rumah bersubsidi rapat koordinasi

BugisPos — Mendengar adanya rencana pembanguna perumahan bersubsidi di kawasan Manggala kota Makassar yang akan dibangu pihak swasta, menarik minat banyak pihak, apalagi dengan kondisi ekonomi masyarakay di Makassar saat ini terbilang kurang bagus.

Terkait hal itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar gelar rapat koordinasi terkait rencanan pembangunan Permukiman Rumah Bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) oleh pihak PT. Pelita Mas Utama, Rabu 13/2/19.

Rencana pembangunan Rumah Bersubsidi tersebut akan dibangun diatas lahan seluas 17.000 hektar yang terletak di Jl.Rahmatullah Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala. Luas tanah 1,7 hektar tersebut adalah hak milik pribadi.

Rencana Pembangunan Rumah Bersubsidi (PRB) tersebut , kata Kabid PSU Disperkim, M Gari Baldi Azis, merupakan rencana perumahan bersubsidi atas usulan dari salah satu Developer yang bergerak di bidang penyedia rumah tinggal yakni PT. Pelita Mas Utama untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Rapat koordinasi ini sebagai tindak lanjut dari surat permohonan dari PT. Pelita Mas Utama, yang meminta kepada Pemkot Makassar untuk memberikan ruang dalam bentuk dukungan terkait kelayakan lahan yang ditunjuk pihak PT. Pelita Mas Utama yang terletak di Kel. Tamangapa Kec. Manggala untuk Rumah Bersubsidi, ” kata M Gari Baldi.

Kata Gari Baldi, karena ini menyangkut kawasan permukiman, semua pihak terkait melakukan kajian kelayakan dengan tata ruang Kota Makassar. Mengenai lahan yang dimaksud, itu terletak berbatasan langsung dengan TPA Tamangapa, sehingga perlu kita kaji, bagaimana kelayakannya, selain itu yang paling terpenting adalah kondisi lahan yang juga menjadi penentu.

“Jadi kita kaji dulu, mulai dari status lahan, bagaimana kelayakan jangka panjangnya, kemudian kontur tanah, apakah masuk kategori dataran rendah atau dataran tinggi, jadi masih tahap kajian, soal realisasi belum sampai ke tahap itu, karena kita ketahui wilayah tersebut masuk dalam zona kantong air, ” terang Gari Baldi.

Oleh karena itu semua pihak terkait kita undang diantaranya, Dinas Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanahan, PM – PTSP, BPN, Dinas Perhubungan dan Pihak Kecamatan Manggala.

“Jadi semua pihak terkait kita hadirkan, kita sharing sesuai dengan kewenanganya, karena ini menyangkut kawasan permukiman maka kita libatkan semua untuk mengambil keputusanya, layak atau tidak layak. Dari hasil Rakornya kita akan sampaikan ke Pak Wali, ” pungkas Gari Baldi.

Pertanyaan yang kemudian muncul ialah, pihak siapa yang akan memberikan subsidi atas proyek perumahan ini? Apakah pihak pengembang, atau Pemkot Makassar melalui Diperkim Makassar ataukah pemerintah pusat, ataukah siapa? BugisPos belum mendapatkan informasi yang jelas tentang pihak mana yang akan mensubsidi proyek swasta ini (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya