wujudkan pelayanan publik

Whorkshop Hots Baguski untuk Guru Suasana workshop Hots

13 February 2019 13:40
Whorkshop Hots Baguski untuk Guru  Suasana workshop Hots

BugisPos — Jajaran guru baik di tingkat SD, SMP maupun SMA dituntut untuk selalu belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan sejalan dengan perkembangan zaman. Guru tidak boleh ketinggalan zaman.

Terkait hal itu, puluhan guru se-kota Makassar mengikuti Workshop pembelajaran Hots (Higer Order Thinking Skill) jenjang Sekolah Dasar bertempat di SD Negeri Borong, Kamis, 07/02/2019.
Workshop ini dalam rangka peningkatan kompetensi Guru se-Kota Makassar, sebagai upaya mengimplementasikan kurikulum 2013 maka diadakan Workshop pembelajaran Hots ini yang
akan berlangsung selama tiga hari, dimulai hari ini Kamis, 7-9 Februari 2019.
Dalam sambutan nya, Kepala Bidang Management Guru dan Tenaga Pendidikan. Ruslan, S.Pd. MM, mewakili Kadsi Pendidikan Kota Makassar, menyampaikan dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan ini. Diakui bahwa Dinas Pendidikan belum mampu menjangkau guru secara keseluruhan untuk diberi pelatihan semacam ini, sehingga ia mengapresiasi inisiatif seperti ini.
Dikatakan, jika ada yang menginisiasi kegiatan semacam ini maka kami sangat mengapresiasi, tutur Ruslan, sekaligus membuka acara Whorkshop Hots ini.
Di tempat yang sama Kepala SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd menjelaskan bahwa workshop ini dilakukan karena sudah menjadi kebutuhan guru-guru untuk memahami pembelajaran Hots dan penilaian Hots. Selain itu, ia juga mengatakan, agar supaya ada implementasi K13 sebagaimana yang dilakukan berkaitan dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan literasi sekolah.jelasnya
Kegiatan ini muaranya akan dilaksanakan di gugus, yakni melalui Kelompok Kerja Guru (KKG), demikian kepala sekolah yang akrab disapa Bu Indri ini menambahkan.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Manggala, Dr. Syarifuddin, hadir memberikan sambutan sebagai tuan rumah. Syarifuddin yang juga Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Makassar lebih banyak mengingatkan guru untuk mempersiapkan siswa menghadapi Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN).
Sekitar 70 peserta guru dari 35 sekolah yang hadir yang berasal dari Manggala, Panakkukang, Biringkanaya, Bontoala, Tallo, dan Tamalate.
Materi Workshop adalah meningkatkan ketrampilan berpikir tingkat tinggi ini, antara lain meliputi kebijakan dinas terkait program peningkatan kompetensi pembelajaran berbasis zonasi, peningkatan kompetensi pembelajaran berbasis ketrampilan berpikir tingkat tinggi PPK dan GLN (Gerakan Literasi Nasional). Terakhir yakni di hari ketiga peserta praktik mengajar.
Salahsatu peserta Whorkshop Sahrina, S.Pd, mengaku manfaat dari workshop ini, yakni dirinya mampu membedakan soal-soal yang termasuk kategori berpikir tingkat tinggi.
Sementara Syarifuddin, S.Pd, guru SD Inpres Tamangapa, menyebut bahwa workshop ini bagus bagi guru karena bisa mengajarkan kepada muridnya bukan hanya sekadar menghapal tapi menemukan dan menganalisis materi yang diajarkan.
Hadir sebagai pemateri workshop ini adalah Dr Thamrin Paelori selaku Korwas. Sedangkan guru inti/fasilitator adalah Yuli Astutik, S.Pd, M.Pd dan Alphian Sahruddin, S.Pd, M.Pd. bersama dengan para undangan pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan Manggala, dan beberapa Kepsek dari kecamatan Tallo (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya