HTTP Status[404] Errno [0]

Ada Tongji Seniman di Makassar, Bossku !

18 February 2019 16:43
Ada Tongji Seniman di Makassar, Bossku !
Foto-foto di ajang MAIM.

BugisPos – Hal ini terungkap dalam pembukaan Makassar Art Initiative Movement di Galery Colliq Pakue Fakultas Seni dan Desain UNM pada Senin (18/2/2019).

Prof. Dr. Karta Jayadi, M.sn, Wakil Rektor II UNM yang membuka pagelaran MAIM berbagi pengalamannya sewaktu menghadiri pagelaran seni rupa di Bandung beberapa waktu yang lalu.

“Ada yang tidak mengetahui, bahwa seniman patung juga ada di Makassar” ujarnya.

“Dengan ajang-ajang seperti ini, menunjukkan bahwa seniman itu bukan hanya menumpuk di Bandung, Jogyakarta dan Bali saja” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, salah satu inisiator MAIM, Jenry Pasassan menuturkan bahwa kurangnya pagelaran seni yang menyebabkan Makassar kurang dikenal.

“Kurangnya ajang seperti ini (MAIM-red) yang menyebabkan kita kurang dikenal dikenal” tukas seniman berambut panjang ini.

“Karena seniman itu sendiri selalu berjalan dikoridornya, jadi seperti kata pak Prof tadi, kalo tidak mau mengikuti koridor atau frame kampus, yah mereka out mengikuti koridor mereka sendiri” ujarnya kepada BugisPos.Com.

Dalam ajang MAIM ini sendiri, semua inisiator memberikan ide atau konsep yang berbeda-beda, Jenry sendiri memadu padankan seni lukis dan seni rupa dengan konsep jam dinding serta tempat duduk yang ditarik menggunakan tuas dan dihadapannya muncul lukisan yang artinya “kita mesti duduk bersama, agar waktu tidak berlalu begi saja.

Budi Haryawan menampilkan lukusan dan gambar segelas kopi serta segelas kopi sungguhan yang disuguhkan yang konsepnya bermakna apabila kalian sudah lelah, silahkan singgah minum kopi ditempatku.

Yuli Avianto menampilkan lukisan yang berjudul Kehidupan Bergerak sedangkan Ahmad Fauzi menampilkan hasil-hasil sketsa pada karyanya.

Menurut Ahmad Fauzi atau akrab dipanggil Oci menuturkan bahwa ide-ide ini semua bukan pemikiran satu atau dua hari saja, akan tetapi membutuhkan waktu serta pertarungan ide-ide dari seniman semua.

Patut diketahui, dalam menampilkan ide-ide yang ingin disuguhkan membuat salah satu seniman senior Amrullah Syam jatuh sakit sebelum pagelaran ini dimulai.

“Ajang ini, merupakan ajang pembuka untuk main event berikutnya dibulan November” terang Oci.

“Semoga ajang ini, membuka mata bahwa ada tonji seniman di Makassar, Bossku !”. (One).

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya