DP : “Perhatikan RT/RW !”

21 February 2019 14:15
DP : “Perhatikan RT/RW !”

BugisPos – Bimbingan Teknis (Bimtek) ketua RT RW se-kecamatan Rappocini Angkatan 1 dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto, Rabu, 20 Februari 2019 di Lynt Hotel Makassar, jalan Letjen Hertasning, kelurahan Tidung, kecamatan Rappocini, kota Makassar.

Dalam sambutannya, Danny menyampaikan bahwa RT / RW adalah pemimpin panutan masyarakat di tempat mereka berada, karena itu harus senantiasa bersatu menjaga persatuan di kota Makassar.

“Kalau ada yang berbeda pendapat, itu hal yang lumrah”, ujar Danny.

Danny berharap agar RT/RW selalu rukun dan tidak terpecah walaupun berbeda pendapat karena keberadaan persatuan RT/RW adalah kebanggan kota Makassar.

“Kita tidak sadar, bahwa RT RW hari ini, dengan Androidnya, RT RW adalah kelembagaan yang luar biasa maka sosok RT RW yang dulu orang selalu pandang enteng tidak pernah diperhatikan, sekarang begitu diperhatikan,” ungkap Wali Kota yang akrab disap Danny Pomanto ini.

Tahun 2019 ini, insentif bagi RT/RW akan dimaksimalkan, mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sudah hampir mencapai angka Rp 1,7 triliun.

“Jika masih ada yang menerima Rp 200 ribu atau Rp 500ribu maka harus lebih maksimalkan lagi”, jelas Danny.

Dalam kesempatan ini, Danny berjanji akan menaikkan insentif RT/RW sebesar Rp 2 juta, jika APBD bisa mencapai Rp 2 triliun, walaupun kelak sudah tidak menjabat sebagai Wali Kota Makassar.

Harapan Danny agar selanjutnya ada perbaikan-perbaikan dari posisi RT/RW yang akan menjadi bagian dari akhir masa tugasnya yang tinggal beberapa bulan lagi.

“Saya ingin membuat sebuah warisan, salah satunya yang akan dititip pada pemerintahan selanjutnya yakni agar perjuangan RT/ RW di Makassar tidak disia-siakan. “Perhatikan RT RW !”, ujarnya dengan penuh gelora.

Terkait dengan pemilihan umum yang akan segera berlangsung April mendatang, Danny menyebutkan perbedaan pilihan politik adalah hak masing-masing orang, akan tetapi harus tetap bersatu.

Pernyataan tersebut disambut secara serempak oleh para ketua RT/RW yang berseru “kami loyal dan ikut Pak Wali”.

Menanggapi sikap tersebut, Danny menuturkan bahwa tidak harus dituntut mengikuti pilihannya tapi harus memilih pemimpin yang baik bagi bangsa Indonesia.

“Tidak mesti harus ikut saya. Jangan jaga perasaan saya, saya tidak sakit hati. Saya biasa dihina, difitnah orang. Tapi justru itu yang membuat saya semakin kuat. Memilih legislatif juga harus pro rakyat. Silahkan memilih, tapi tidak usah disebut di sini. Cukup simpan di dalam hati karena ini bukan kampanye”, tuturnya.

ST

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya