Tawwa Andi Sukri Rela Menunggu Kedatangan Mahasiswa Baksos TBM UMI di Kahayya

23 February 2019 10:28
Tawwa Andi Sukri Rela Menunggu Kedatangan Mahasiswa Baksos TBM UMI di Kahayya

BugisPos,- Ditengah kesibukannya sebagai Bupati Bulukumba, AM.Sukri S.Sappewali tetap menaruh perhatian yang tinggi kepada Mahasiswa. Terbukti, pada Jumat (22/2), Andi Sukri sengaja mendatangi Desa Kahayya, yang merupakan salah satu Desa terjauh di Kecamatan Kindang, ditempuh dengan perjalanan yang cukup menantang, karena melalui sela gunung.

Kedatangan Bupati Andi Sukri, ke Desa Kahayya atas undangan Kepala Desa Kahayya Abd.Rahman yang meminta Bupati menerima rombongan Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar Bakti Sosial di Desa Kahayya Kecamatan Kindang.

Baksos yang diberi nama Ekspedisi TBM 110 berlangsung selama 3 hari, mulai Jumat sampai hari Minggu, tanggal 22-24 Februari 2019 melibatkan 65, 50 orang diantaranya calon dokter ditambah dokter umum dan dokter spesialis Paru dan Obgyn.

Sebelum membuka kegiatan tersebut, Bupati Andi Sukri memanfaatkan waktu menyerahkan bantuan kepada warga Kahayya yang kurang mampu disaksikan b Kades Kahayya Abd.Rahman dan Camat Kindang HA Awal.

Selanjutnya sekitar pukul 17.30 Wita, rombongan mahasiswa FK UMI baru tiba di Desa Kahayya, selanjutnya tanpa istirahat, seluruh mahasiswa memasuki kantor Desa Kahayya untuk prosesi penerimaan oleh Bupati Andi Sukri.

Ketua Panitia Pelaksana TMB Donita Rian Utami mengungkapkan, kegiatan Baksos seperti ini rutin mereka lakukan setiap tahunnya. Untuk tahun 2019, panitia memilih Kabupaten Bulukumba sebagai lokasi bakti sosial.

“Ini pertama kalinya TBM UMI lakukan Baksos di Bulukumba. Kami juga sengaja mencari daerah terpencil yang jauh dari akses layanan kesehatan, seperti Desa Kahayya ini,” kata Donita.

“Kami akan memberikan layanan medis secara gratis kepada masyarakat, berupa pemeriksaan kesehatan, sunatan, penyuluhan penyakit dan visit home,” beber Donita.

Bupati Andi Sukri dihadapan mahasiswa mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan baksos medis di wilayah terluar Kabupaten Bulukumba ini. ” Makanya saya bersama rombongan rela naik ke Kahayya untuk menyambut tim baksos ini,” kata AM Sukri Sappewali saat menerima rombongan mahasiswa di aula kantor Desa Kahayya.

Menurutnya, tim medis baksos tentu akan mendapatkan tantangan tersendiri oleh karena masyarakat di Desa Kahayya masih tergolong tradisional. Untuk urusan kesehatan, bisa jadi mereka masih mempercayai dukun dibanding petugas medis.

Baksos tersebut, kata AM Sukri Sappewali merupakan kesempatan para mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah.

“Saya berharap tim medis bisa membantu mendeteksi penyakit yang diderita oleh warga di sini. Laporannya nanti disampaikan ke kepala desa, supaya bisa ditindak lanjuti kemudian,” harap Andi Sukri.

Sementara itu Kepala Desa Kahayya, Abdul Rahman, menyampaikan terima kasih kepada panitia tim baksos yang melakukan kegiatan di desanya. Kegiatan tersebut kata Abdul Rahman sangat membantu masyarakat dalam mengobati dan menjaga kesehatannya.

“Ini sangat membantu warga kami, karena akses kesehatan ke kota Bulukumba sangat jauh, apalagi pelayanannya ini gratis kepada warga,” katanya.- Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya