Tenaga Penyuluh KB Masih Kurang di Makassar

28 February 2019 06:29
Tenaga Penyuluh KB Masih Kurang di Makassar

BugisPos – Kunci suksesnya pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) di suatu daerah, adalah tersedianya tenaga penyuluh KB yang cukup. Hal inilah yang menjadi kendala utama di sejumlah daerah di Indonesia.

Namun bagi Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kota Makassar, kurangnya tenaga penyuluh itu bukan menjadi halangan untuk mencapai apa yang ditargetkan.

Kata Kadis PPKB Makassar Andi Zulkifli Namda, jumlah pengguna KB di Makassar mencapai 80 persen. Dan mustahil mencapai angka 100 persen. Namun Andi Zulkifly Nanda mengaku optimis dapat mencapai target 70 sampai 80 persen pengguna KB.

“Memang agak susah kalau mau capai 100 persen, tidak ada dalam satu kota menggunakan KB secara keselurahan. Maka kita tinggal menjaga agar pengguna tersebut tidak drop out (DO),” kata Zulkifly Nanda, Selasa (26/2/2019).

Zul menyebut, salah satu kendala yang membuat sulitnya suatu kota mencapai 100 persen pengguna KB, adalah kurangnya penyuluh. Hal tersebut, kata dia, juga terjadi di Makassar.

Khusus di Makassar jumlah penyuluh yang menangani 153 kelurahan di Makassar hanya 100 orang.

“Kami kekurangan penyuluh. Sementara idealnya di kota Makassar 1 kelurahan ada dua atau tiga penyuluh, tetapi konsisi saat ini 1 penyuluh mengcover 3 kelurahan karena kita punya hanya 100 orang,” pungkasnya (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya