wujudkan pelayanan publik

Misteriuski Sertifikat Prona di Pentojangan

01 March 2019 20:48
Misteriuski Sertifikat Prona di Pentojangan

 

BugisPos – Sertifikat Prona kelurahan Pentojangan kecamatan Telluwanua, Palopo sampai hari masih menjadi misteri.

Ini disebabkan masyarakat yang sudah menyetor uang dari tahun 2016 sampai sekarang belum terbit sertifikatnya.

Berdasarkan rilis pers yang dilayangkan oleh ketua infokom Pekat IB Palopo kepada BugisPos.com pada Jumat (1/3/2019), menerangkan bahwa, “lewat perwakilan masyarakat yaitu saudara Irfan mendatangi kami agar memfasilitasi untuk melaporkan kepada yang berwajib”.

Menurut Irfan, “saya sebagai perwakilan dari masyarakat sangat kecewa kepada Kepala kelurahan pentojangan, Idil Borahima. Karena dalam hal ini saya merasa diperalat, Karena saya yang disuruh menagih ke masyarakat”.

“Yang menjadi permasalahan utama adalah sebagian masyarakat yang mendaftar di tahun 2017 dan pada tahun 2018 sudah di ukur lahannya, bahkan ada yang sudah mendapatkan sertifikat” lanjut Irfan.

“Sesuai perintah pak lurah, Idil Borahima,
Saya disuruh minta uang di masyarakat sebanyak 350.000 per sertifikat” tuturnya lagi.

“Masyarakat yang saya tagih ada yang membayar full ada juga baru separuhnya,
yang jelas di tahun 2016 kurang lebih 50 orang peminat pada saat itu” tambah Irfan.

Hal tersebut telah dilaporkan oleh salah satu LSM kepada Kapolres Palopo pada tanggal 05/11/2018, dengan no.surat. : 019/P/LSM-GI/LUTIM/XI/2018.

Berdasarkan pelaporan tersebut lurah Pentojangan dan Irfan telah dimintai keterangan, namun sayang sampai saat ini belum ada kepastian dari penyidik tentang persoalan tersebut.

Hal tersebut telah dikonfirmasi kepihak penyidik, namun alasannya masih menunggu informasi dari BPN.

Ketua Infokom Pekat IB Palopo, Ahmad yang mengangkat kasus ini, menghimbau agar pihak berwajib dapat bertindak cepat terkait masalah ini.

“Harapan kami agar dalam persoalan ini teman-teman dari kepolisian agar secepatnya menindak lanjuti persoalan ini agar jangan berlarut-larut.
Setidaknya untuk menjaga anggapan negatif yang muncul di benak masyarakat” tutupnya. (Ahmad/One)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya