Foto : Rusmawayani Madjid selaku Kepala DLH kota Makassar

Pemkot Makassar Jalinki Kerjasama dengan Malaysia terkait Penanganan Sampah

05 March 2019 13:54
Pemkot Makassar Jalinki Kerjasama dengan Malaysia terkait Penanganan Sampah

BugisPos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Makassar telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah sampah yang masih menjadi momok di kota Makassar.

Untuk mengurangi volume sampah, DLH Makassar terus melakukan sosialisasi di berbagai lapisan masyarakat, khususnya ke tingkat bawah.

Upaya yang terus dilakukan selama kurun waktu 2 tahun ini, rupanya masih belum membuahkan hasil yang bermakna. Volume sampah yang masuk ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terus mengalami peningkatan.

Rusmawayani Madjid selaku Kepala DLH kota Makassar mengatakan persoalan sampah harus diselesaikan dari sumbernya dan perlu teknologi terbaru untuk dapat memproses sampah menjadi energi.

Oleh karena itu, DLH telah melakukan pertemuan dengan perusahan asal Malaysia PT Nusa Suriamas Persada, Selasa, 5 Maret 2019 untuk membahas mengenai pembangunan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) “Waste to Energy” di wilayah Kota Makassar.

Hasil dari pertemuan terkait kerjasama ini akan diteruskan kepada Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto untuk ditindaki lebih lanjut dalam mengurangi permasalahan sampah di Makassar.

“Mereka menawarkan teknologi yang mereka miliki. Kami Pemkot Makassar menyambut baik, karena menjadikan Makassar sebagai perhatian mereka. Setelah ini saya laporkan ke Pak Wali tentang apa saja yang kita selesaikan dan apa saja kerjasamanya nanti,” ujarnya.

Menurut Rusmayani, proyek ini harus segera diselesaikan, mengingat TPA kota Makassar hanya mampu menampung sampah hingga tahun 2020, berdasarkan studi penelitian dari Korea.

Sebelum itu, sudah dilakukan upaya untuk mengurangi sampah dengan melakukan kegiatan pembuangan sampah dengan pemilahan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Namun, tidak membuahkan hasil yang cukup bermakna dalam mengatasi volume sampah. Pemilahan ini hanya bisa mengurangi 300 ton sampah/hari dari 1200 ton jumlah sampah yang masuk ke TPA tiap harinya.

ST

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya