Tahun Laluji ada Anggaran Pemecah Ombak

29 March 2019 11:59
Tahun Laluji ada Anggaran Pemecah Ombak

BugisPos – Pulau-pulau di wilayah kecamatan Sangkarrang kota Makassar, sesungguhnya sanhat butuh alat perisai berupa alat pemecah ombak, guna mengantisipasi terjadi bencana abrasi di seluruh pulau.

Hanya saja, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun 2019 ini tidak mengalokasikan anggaran pembangunan pemecah ombak.

“Kita tidak adami (tidak dianggarkan-red), tahun lalu ji dianggarkan untuk dua pulau,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Makassar, Taufiek Rachman, Senin (07/01/2019).

Namun dia tetap mengimbau kepada masyarakat kepulauan, agar terus waspada terhadap potensi bencana. Apalagi di bulan Januari ini diprediksi memasuki puncak musim penghujang.

Menurut Taufiek, anggaran pembangunan pemecah ombak biasanya bersumber dari pemerintah pusat. Akan tetapi di tahun ini pemerintah pusat dinilai lebih fokus melakukan pembangunan di Lombok, Palu, Banten dan Lampung usai dilanda bencana alam.

“Kita imbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, apalagi untuk mereka yang di pulau,” ujar dia.

Sementara itu, Camat Sangkarrang, Akbar Yusuf menyatakan, dari delapan pulau yang berada di wilayah kerjanya, tiga diantaranya dianggap rawan bencana.

Meski diakuinya, saat ini kondisi pulau di wilayah Kecamatan Sangkarrang masih dalam kondisi baik.

“Pulau Kondingareng, Barrang Caddi itu adami alat pemecah ombak tapi masih perlu ditambah panjangnya, kalau Barrang Lompo belum ada sama
sekali. Kalau ada bisa diprioritaskan juga,” pungkasnya.

Diketahui, BPBD tahun lalu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk pembangunan pemecah ombak di dua titik, yakni Pulau Kodingareng dan Barrang Caddi (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya