Wedede, 28 Ribu Warga Makassar Antre Dapatkan e-

01 April 2019 08:33
Wedede, 28 Ribu Warga Makassar Antre Dapatkan e-

BugisPos Di awal kepemimpinan Kadis Dukcapil kota Makassar Aryati Puspasari Bady agaknya memang penuh tantangan. Kendatipun hal itu bagi Puspa adalah tantangan yang mesti dihadapi dengan roleks dan enjoy.

Maka itulha Puspa dengan telaten berupaya merampungkan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. Sejak awal 2019, warga yang merekam data kependudukan hanya diberikan surat keterangan karena blangko e-KTP dari Pemerintah Pusat, habis.
“Update data terakhir sekitar 28 ribu orang. Jumlah itu berasal dari data perekaman e-KTP yang sudah masuk dalam rekaman siap cetak untuk 2017 sampai 2018,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Makassar Aryati Puspasari Abady, Senin (25/2/19). IDN Times/Istimewa
Besarnya jumlah e-KTP yang bakal dicetak mengharuskan Pemkot Makassar minta bantuan pemerintah pusat. Data penduduk akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri di Jakarta untuk diikutkan dalam program cetak nasional.
Program cetak nasional merupakan kebijakan Kemendagri untuk menyelesaikan pencetakan e-KTP di seluruh Indonesia. Pencetakan akan difasilitasi dengan mesin milik Percetakan Negara Republik Indonesia. Hanya saja, belum diketahui pasti kapan data asal Makassar dapat giliran cetak.
“Kami segera berkonsultasi dengan pusat karena sudah antre daerah yang akan lakukan pencetakan,” ucap Puspa.
Disdukcapil mencatat, penduduk Kota Makassar berjumlah lebih dari 1,4 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, lebih dari 981 ribu di antaranya wajib KTP. Namun hingga Februari 2019, baru sekitar 933 ribu lebih yang telah merekam data kependudukan.
Sisanya, sekitar 48 ribu belum terdata dalam rekaman e-KTP. Puspa mengimbau masyarakat yang tergolong daftar itu, agar segera menuntaskan perekaman data, yang bisa dilakukan di Kantor Disdukcapil atau pun di setiap kantor kecamatan (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya