HTTP Status[404] Errno [0]

SIAK dan SIKAMASETA Bawa Makassar ke 5 Besar Indonesia

05 April 2019 14:32
SIAK dan SIKAMASETA Bawa Makassar ke 5 Besar Indonesia
Workshop Lokakarya yang diselenggarakan oleh Tim Nasional Percepatan Penangulangan Kemiskinan (TNP2K) Kementrian Sekretariat Negara RI, di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat

BugisPos – Kota Makassar agaknya tak henti meraup sukses hampir di semua bidang. Prestasi demi prestasi direbut tanpa lelah. Demikian fenomena yang terjadi selama kepemimpinan Walikota Danny Pomanto.

Kali ini, Kepala Bappeda Makassar A. Khadijah Iriani bersama Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Muh Iskandar Lewa, S. Stp mengikuti Workshop Lokakarya yang diselenggarakan oleh Tim Nasional Percepatan Penangulangan Kemiskinan (TNP2K) Kementrian Sekretariat Negara RI, di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat (04/04/19).

Workhsop Lokarya ini juga dihadiri oleh Kepala Bappeda yang mempunyai Laporan Praktik Terbaik Pemanfaatan Basis Data Terpadu (BDT) untuk Program Penanggulangan Kemiskinan Daerah, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Biren, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bangka Tengah.

Kepala Bapedda Kota Makassar dr.Hj. Andi Khadijah Iriani memaparkan pemanfaatan BDT di Kota Makassar, salah satunya adalah Aplikasi Sistem Informasi Kepedulian Masyarakat Miskin Elektronik Data (SIKAMASETA) dan Sistem Informasi Administrasi Keendudukan (SIAK), yang mana aplikasi ini adalah referensi perencanaan penanggulangan kemiskinan dengan pendekatan “By Adress, By Name, By Picturre, By Location” yang terhubung langsung dengan Basis Data Terpadu.

Andi Khadijah juga menyampaikan data keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam menekan angka kemiskinan dari 4,59 % (persen) ke angka 4,41 % (persen).

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Sosial Iskandar Lewa, juga menyampaikan beberapa inovasi yang di lakukan pemkot Makassar, salah satunya adalah melakukan koordinasi secara rutin dan dinamis dengan mengadakan kumpul bareng bersama TKSK dan Pendamping PKH (Tudang Sipulung) di minggu ketiga setiap bulannya, dengan menghadirkan narasumber sebagai Pemateri.

Melakukan Koordinasi dan Kolaborasi dengan pekerja sosial yang mumpuni di bidangnya dalam memahami BDT serta pekerja lapangan yang kompeten dan paham akan BDT, mutlak diperlukan untuk keberhasilan program penanggulangan kemiskinan daerah dengan menggunakan BDT sebagai rujukan utama penerima manfaat program. (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya