Anak Kandung dan Anak Susuan Tidak Dibedakan ji

06 April 2019 18:05
Anak Kandung dan Anak Susuan Tidak Dibedakan ji

BugisPos – Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Sidengreng Rappang, H. Irman, S.Ag, M.Si mengatakan bahwa hari ini Anak Kandung dan Anak Susuan berkumpul dalam satu forum selaku Para Pejuang Pendidik Karakter di Kabupaten Sidengreng Rappang.

Anak kandung yang dimaksud adalah Guru Madrasah dan Anak Susuan yang dimaksud adalah Guru Pendidikan Agama di Sekolah Umum.

“Sejak kami dilantik anak kandung dan anak susuan tidak ada yang saya bedakan semuanya adalah anak dari Kementerian Agama.

Hal tersebut disampaikan H. Irman pada kegiatan Seminar Nasional” panduan Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter” yang di adakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Sidengreng Rappang bekerjasama dengan Penerbit Erlangga dengan didaulatnya Kakan Kemenag Sidrap sebagai Narasumber bersama penulis buku PIPPK bertempat di Aula Kantor SKPD Kabupaten Sidengreng Rappang, Sabtu(6/4/2019)

Menurut laporan Ketua Panitia Masrurah Said peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari Guru PAI sebanyak 150 sertifikasi dan Guru Madrasah sebanyak 117, semua tingkatan dan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menguatkan peran para Guru Agama Islam dan Guru Madrasah sebagai Pendidik dan pembentuk Karakter anak didik dalam menepis gejala dan penyakit moral yang telah merusak sendi-sendi Generasi muda kita.

Lebih jauh Kakan Kemenag menambahkan bahwa Pembentuka karakter sudah ada pada diri manusia sejak lahir, karakter hakekatnya berbicara mengenai keyakinan yang memerlukan sentuhan halus dalam mengubahnya, selain itu pembentukan karakter juga harus melawan perilaku yang telah membudaya pada diri anak didik.
“Jadi pembentukan karakter harus dimulai pada usia dini, peserta didik serta dimulai dari hal yang terkecil dari keseharian dan lingkungan yang dialami,” ujarnya.

Mantan Kasi PD Pontren itu juga menambahkan bahwa sebelum merubah karakter peserta didik, sebelumnya para pendidik harus juga menanamkan karakter yang baik,” bagaimana menjadikan peserta didiknya berkarakter kalau gurunya sendiri belum berkarakter,” ungkapnya dihadapan para Guru PAI dan Guru Madrasah.

“Sejak diberi amanah saya selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, telah mencanangkan program CBI kepada Guru dan Siswa, Cerdas dalam arti tidak dibodoh bodohi, berkarakter tidak membodoh bodohi dan Inovatif tidak bermasah boost,” tegasnya.

Diketahui Acara tersebut dibuka oleh Bupati Sidrap yang diwakili oleh Asisten I, turut hadir Kepala Disdikbud Kabupaten Sidrap, Kasi Penmad dan Pais Kemenag Sidrap, Para Pengawas Pendais, Para Kepala Madrasah dan seluruh Guru Pai dan Madrasah Se-Kabupaten Sidrap.(Suriady)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya