HTTP Status[404] Errno [0]

Pedagang di Karebosi Digeser ki ke Kanre Rong

06 April 2019 10:56
Pedagang  di Karebosi Digeser ki ke Kanre Rong
Pedagang yang sementara digeser lokasinya ke Kanre Rong

BugisPos – Membebaskan areal lintasan jogging di lapangan Karebosi dari lapak pedagang, ternyata juga tidak mudah. Masyarakat yang terlanjut berjualan di satu titik, umumnya tak ingin diganggu atau dipindahkan. Apalagi bila di titik lapak mereka ternyata dagangannya laris, maka yakinlah mereka tak akan bergeser dari tempat itu.

Namun ternyata cara memindahkan mereka yang dilakukan Kadispora Hendra Hakamuddin ampuh juga. Fkatnya, pedagang yang berjualan di sekitar lapangan Karebosi dan di dekat lintasan lari, atau Jogging Track akhirnya bisa digeser ke kios Kanre Rong ri Karebosi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin saat meninjau pembongkaran lapak dagangan di lokasi, Sabtu (19/1/2019) menyatakan terima kasih kepada warga pemilik lapak, yang bisa diajak bekerjasama dengan menggeser lapak mereka.

“Mereka kita pindahkan ke kios yang ada Kanre Rong. Mereka ini sudah lama berjualan di kawasan ini, lagipula mereka juga berjualan di sektor kuliner. Jadi tepat,” ungkap Achmad Hendra Hakamuddin.

Sebelumnya, Jumat malam (18/1/2019), lapak dagangan yang tidak pada tempatnya dan mengganggu aktifitas warga yang berolahraga ini hendak dibongkar.

Namun, pihak Dispora Makassar sebagai pengelola Lapangan Karebosi masih memberikan kebijakan kepada pedagang untuk mengangkut barang dagangannya.

“Seharusnya malam ini sudah harus dibongkar. Tapi karena barang dari pemilik lapak banyak jadi kami berikan kesempatan untuk memindahkan barangnya,” kata Achmad Hendra.

Rencana masuknya pedagang tersebut ke kios Kanre Rong ri Karebosi dinilai menjadi solusi yang tepat. Karebosi tidak lagi terkesan kumuh tanpa perlu menghilangkan mata pencarian pedagang (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya