HTTP Status[404] Errno [0]

Berkelahi mami dengan GMTD yang Belum

12 April 2019 10:18
Berkelahi mami dengan GMTD yang Belum
Danny Pomanto

Md Polemik antara GMTD dengan Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel, cukup berkepanjangan. Sepertinya Pemkot Makasasar dan Pemprov Sulsel tak mampu menundukkan GMTD. Padahal kedia institrusi pemerintah ini punya saham saham di GMTD Tanjung Bunga.

Khusus soal fasum dan fasos, GMTD terlihat enggan menyerahkan ke Pemkot Makassar. Sementara GMTD juga tak mau menyerahkan fasilitas jalannya ke Pemkot, padahal jalan mereka sudah lubang-lubang dan meresahkan msyarakat.
Tarik-ulur penyerahan Fasilitas Umum (Fasum) dari PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) tbk. ke pihak Pemkot Makassar menjadi polemik berkepanjangan.
Selama 19 tahun beroperasi GMTD belum bersedia menunaikan kewajibannya menyerahkan 30 persen fasum fasos, sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni 8.000 hektare sesuai dengan penggunaan lahan yang digarap.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mewarning pihak GMTD untuk segera menyerahkan fasum tersebut.
GMTD itu tidak ada ampun bagi saya, dia harus menyerahkan segera itu fasum jalan Tanjung bunga, sekarang itu kita di klaim oleh rakyat karena jalannya sudah rusak. Sudah 19 tahun itu, kalau dia masih berkeras kita ambil langkah langkah, kita akan proses itu. geram Nurdin Abdullah, ditemui usai acara Musrenbang Pemkot Makassar, Senin (25/3/2019).
Lanjut Nurdin, pihak GMTD mengakui bersedia menyerahkan fasum ke Pemkot Makassar, olehnya Ia menekankan supaya secepatnya diserahkan. Hal tersebut akan menghindari polemik berkepanjangan yang telah merugikan masyarakat disebabkan jalanan metro Tanjung rusak parah.
GMTD sudah ngomong ke saya, akan menyerahkan itu ke kota (Pemkot Makassar) dan saya pegang itu. Dia harus satu kata dengan perbuatan. Saya minta secepatnya diserahkan karena itu fasilitas umum, itu menjadi polemik berkepanjangan. Masyarakat ikut menderita jalannya lobang lobang, jadi harus diserahkan cepat, kalau pemerintah yang kelola pasti hasilnya bagus. tukas Mantan Bupati Bantaeng dua priode ini.
Senada disampaikan Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, bahwa pihaknya telah mendorong GMTD sejak dulu untuk menyerahkan Fasum tersebut.
Saya ini, berkelahi mami yang belum, sudah 19 tahun tidak diserahkan itu tandasnya.
Plt Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman kota Makassar Ir.Hamka, menyatakan sudah siap sejak lama mengelola fasum fasos yang menjadi tugasnya, apabila fasum fasos di GMTD itu sudah diserahkan ke Pemkot Makassar.
Dukungan juga datang dari Rahman Pina, Anggota komisi C bidang pembangunan DPRD kota Makassar. Ia memastikan segera memanggil pihak GMTD untuk membicarakan hal ini di DPRD dan apabila GMTD tidak beritikad baik. Maka Dewan akan membuat rekomendasi yang selanjutnya dijadikan dasar untuk melakukan tidakan hukum (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya