HTTP Status[404] Errno [0]

Ingat ki Pelestarian Karya Cetak dan Rekam itu Penting

13 April 2019 11:37
Ingat ki Pelestarian Karya Cetak dan Rekam itu Penting
Dinas Perpustakaan Makassar melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Angkatan I Tahun 2019

BugisPos – Sejarah karya cetak dan rekam di belahan dunia mana pun selalu dipandang sangat penting. Salah satu kegunaannya ialah sebagai bukti sejarah, budaya, dan catatan ilmu pengetahuan.

Terkait hal itulah sehingga Dinas Perpustakaan Makassar melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Angkatan I Tahun 2019, dengan tajuk, Pentingnya Penghimpunan dan Pelestarian Bahan Karya Cetak dan Bahar Karya Rekam, bertempat di Hotel Continent Centre Point, Jalan Adhyaksa, Makassar, Senin 25/2/2019.

Kegiatan ini diperuntukan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Perusahaan Daerah se-Kota Makassar.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan Makassar, Muhyiddin mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran bersama dalam menghimpun serta memelihara pelestarian Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR).

“Tidak lain, kegiatan ini kita maksudkan untuk senantiasa menunjukkan upaya tanpa henti dalam menghimpun maupun melestarikan KCKR guna kemajuan bangsa,” ungkap Muhyiddin.

Sehingga melalui kegiatan ini, Muhyiddin berharap SKPD, OPD, hingga Perusahaan Daerah Kota Makassar secara rutin menyerahkan KCKR kepada Dinas Perpustakaan, terlebih ini merupakan amanah dari Undang-Undang No 13 Tahun 2018 Tentang Serah Simpan Karya Cetak Dan Karya Rekam.

“Kami sangat berharap, dari kegiatan ini serah simpan KCKR (Karya Cetak Karya Rekam) di lingkup SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) atau OPD (Organisasi Perangkat Daerah), maupun Perusahaan Daerah se-Kota Makassar lebih meningkat, sehingga pelestarian karya-karya yang mengupdate kondisi terkini Kota Makassar dapat tersampaikan ke masyarakat,” paparnya.

Selain itu, Muhyiddin menyesalkan soal rendahnya kesadaran dalam menghimpun dan melestarikan KCKR pada Dinas Perpustakaan.

“Minimnya kesadaran bersama dalam serah simpan KCKR untuk dihimpun pada Dinas Perpustakaan memberi hambatan tersendiri dalam pelestariannya,” ujar Muhyiddin.

Plt Kadis Perpustakaan ini juga mengurutkan rencana pelaksanaan FGD tentang serah simpan KCKR ini selama tahun 2019 ini akan dilaksanakan sebanyak dua kali.

“Insya Allah pelaksanaan kegiatan FGD tentang KCKR ini akan kami gelar sebanyak dua kali selama tahun 2019 ini, dan yang selanjutnya akan lebih umum, dimana kita akan libatkan para penulis lokal di Makassar,” pungkasnya (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya