HTTP Status[404] Errno [0]

Firman Pagarra dan PTSP Bintang Lima

28 April 2019 14:55
Firman Pagarra dan PTSP Bintang Lima
Firman Hamid Pagarra

BugisPos — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), yang kini lebih dikenal dengan nama PTSP Bintang Lima, yang kantornya terletak ekslusif di lantai 1 Tower Balai Kota Jl.Ahmad Yani kota Makassar, kini dinakhodai Firman Hamid Pagarra,S.STP, M.PUB.POL.

Sejak PTSP Bintang Lima berkantor di Balai Kota, begitu banyak inovasi dan langkah elegan yang tercipta di bawah kendali Firman Pagarra. Pria kelahiran Makassar 2 Juli 1981 ini kemudian digelar sebagai Kadis ‘Subur Inovatifnya’ Balai Kota.

Prinsip yang dipegang Firman, ialah menjalankan tupoksi sebaik-baiknya dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Senyum puas masyarakat yang datang mengurus kepentingan mereka di PTSP Bintang Lima, adalah kebanggaan bagi Firman dan jajarannya. Bangga dalam memberi pelayanan terbaik adalah kebanggan bagi jajaran Pemkot Makassar.

Ketika dulu Firman menjabat Kabag Humas Pemkot Makassar, dia hanya sebatas melayani kepentingan Wartawan yang bertugas di Balai Kota, serta menjalankan program kehumasan yang tentu saja hanya berkutat di sekitar pendistribusian informasi.

Tetapi sekarang ini, dalam kapasitas Firman sebagai Kepala Dinas PM-PTSP, apalagi dengan cap PTSP Bintang Lima, maka lingkup tugas-tugas dan tanggung jawabnya jauh lebih luas, bahkan dapat disebut sebagai tugas yang maha berat, dengan area layanan meliputi satu kota dengan penduduk 1,6 juta jiwa.

PTSP Bintang Lima yang dikendalikan Firman, antara lain melayani penerbitan izin perdagangan, tanda daftar perusahaan, tanda daftar usaha pariwisata, izin mendirikan bangunan, dan izin-izin lainnya. Tak hanya itu, tetapi juga PTSP ini melayani peremakam e-KTP, melayani pembayaran tagihan PDAM dan lain-lain. Dan mungkin saja ke depan akan semakin banyak jenis layanan yang akan menyatu di PTSP Bintang Lima ini.

Bagi Firman, hidup ini bagaikan kertas kosong yang nantinya akan diwarnai. Dalam hal ini, warna yang ditorehkan pada kertas kosong tersebut, dan teragntung kreativitas kepribadian seseorang. Hidup itu indah, penuh warna-warni. Dan warna itu, tergantung kita sendiri. Apakah akan diberikan warna yang berkualitas atau tidak ?

Kata dia, dalam memberi warna pada hidup yang lebih berkualitas, perlu berbagai metode yang tentunya untuk meningkatkan karier yang lebih baik kedepannya. Salah satunya yakni memaksimalkan kualitas (potensi) diri.

“Saya tidak terlalu menuntut karier. Dalam hal ini, kita bekerja keras saja sesuai potensi yang dimiliki, dan keputusannya diserahkan pada pimpinan ataupun orang lain yang menilai atas kinerja yang dilakukan. Namun, pada dasarnya hal itu ini mutlak untuk dicapai sebagai landasan membawa hidup lebih baik ke depannya” katanya.

Bagi Firman, menduduki jabatan kepala Dinas PM-PTSP tidaklah mudah. Dipercayakan untuk memimpin instansi perizinan ini memang merupakan hal yang membanggakan, namun tidak gampang, tanggung jawabnya maha berat. Untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat khususnya pada pelayanan perizinan di lingkup pemerintahan Kota Makassar tentunya, dia mesti selalu gelisah untuk menerapkan berbagai sistem dan inovasi terbaru sesuai dengan tuntutan masyarakat.

Memimpin PM-PTSP, apalagi dengan label Bintang Lima, perlu mengoptimalkan hubungan emosional dengan pegawai bahawahannya tentunya. Jika hubungan emosional dengan bawahan terjalin dengan baik, maka program-program yang dicanangkan akan lebih gampang direalisasikan. Firman meyakini itu.

Dalam hal ini PM-PTSP yang diupayakan menjadi yang terpercaya di mata masyarakat tentunya. Dan untuk membawa PM-PTSP yang lebih berwarna ke depannya sebagai institusi lepayanan bagi Pemkot Makassar, perlu dibangun hubungan yang harmonis dengan semua pihak sebagai pendukung suksesnya program layanan perizinan dan layanan lainnya yang ada di PTSP.

“Saya berharap semoga PM-PTSP Kota Makassar mampu memberikan pelayanan yang terbaik. Dan yang terpenting, PM-PTSP ke depannya mampu memberikan warna tersendiri bagi masyrakat,” harap Firman.

Karier :

  • Staf Kecamatan Mariso (2003-2005)
  • Kasi Penyuluhan Satpol PP (2005-2008)
  • Tugas Belajar S2 (2008-2010)
  • Staf Bappeda (2010-2011)
  • Lurah Kalukuang Kec. Tallo (2011-2012)
  • Kasubid Pendataan (2012-2014)
  • Badan Pemberdayaan Masyarakat
  • Kasubag Administrasi & Dokumentasi Bagian Kerjasama, Humas (2014-2015)
  • Kabag Humas Pemkot Makassar (2015-2018)
  • Sekretaris Dinas PM-PTSP kota Makassar (2018-2019)
  • Plt Kadis PM-PTSP kota Makassar (2018-2019)
  • Kadis PM-PTSP kota Makassar (2019-sekarang)

Organisasi :

  • Ketua Perhimpunan Pelajar Organisasi PPIA ANU (2008-2009)

Pendidikan :

  • Pendidikan: – S1 STPDN lulus 2003 – S2 Australia National University lulus 2010

Keluarga :

Bagi Firman, keluarga adalah hal yang nomor satu. Semangat hidup dari keluargalah seseorang dapat meraih cita-cita dan sukses dalam berkarier. Dari isteri tercinta, Fadliah, S.STP, M.Si, Firman dikarunia anak, yakni : 1. Raviandra Ramadhan Pagarra 2. Revalysha Adisty Pagarra 3. Ravananda Desta Pagarra. 4. Revikatya Maysa Pagarra.

(Usdar Nawawi)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya