HTTP Status[404] Errno [0]

Gubernur “Warning” ki Iqbal

13 May 2019 13:16
Gubernur “Warning” ki Iqbal
Gubernur Sulsel melantik Pj wali kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

BugisPos – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah memberikan sejumlah “peringatan” terhadap Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dalam sambutannya, pada Senin (13/5/2019).

Dalam sambutannya, Nurdin Abdullah memberikan beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pj Wali Kota Makassar, diantaranya agar menjadikan Kota Makassar menjadi normal kembali untuk menuju Pemilukada 2020. Serta bagaimana melanjutkan kembali apa yang sudah dicapai Wali Kota sebelumnya.

Gubernur juga menyinggung 9 Kepala Sekolah yang dianggap berprestasi agar dikembalikan ke posisinya semula.

“Saya harapkan agar, Pj Wali Kota meninjau kembali keputusan menon jobkan Kepala Sekolah SD dan SMP yang berprestasi yang diganti dengan orang-orang yang tidak berprestasi, saya harapkan ini diperhatikan” tegas Nurdin.

“Saya harapkan agar kota Makassar yang menjadi Barometer Sulsel dan menjadi pintu gerbang Indonesia Timur ini menjadi tempat bagi turis untuk menyimpan uangnya disini, Pulau-pulau disekitar Makassar, seperti Kayangan dan Samalona agar dapat dipercantik. Pak Iqbal sebagai mantan Kepala Balitbanda tentu berkompenten tentang hal ini,” ulasnya.

“Saya selaku Gubernur memberikan perintah kepada Pak Iqbal, agar Jalan Tanjung Merdeka ini untuk segera menjadi aset Pemkot” tambahnya.

Nurdin juga menekankan agar PJ Wali Kota serius menangani kemacetan, banjir serta ketersediaan ruang kelas bagi siswa-siswa di Makassar.

“Menurut data yang saya pegang jumlah kelulusan siswa SD itu sekitar 25.000 siswa sedangkan ketersediaan ruang kelas bagi siswa cuma 23.000 siswa, jadi 2000 siswa mau dikemanakan, ini saya harapkan agar diperhatikan” tukas Gubernur.

“Sebenarnya masa jabatan pejabat wali kota itu sekitar 20 bulan, tapi kita batasi cuma 1 tahun, untuk melihat hasil kerja selama setahun, apabila berhasil, sesuai Discreasi Gubernur, jabatan Pj bisa diperpanjang” tegas mantan Bupati Bantaeng 2 periode ini.

“Terakhir, saya tekankan agar Pj Wali Kota tidak menggerakkan aparatur pemerintahan dalam politik praktis, utamanya dalam menyongsong Pemilu 2020” tambahnya.

“Saya menjadi Bupati Bantaeng 2 periode, tidak pernah mengerahkan aparatur pemerintah untuk mendukung saya, tunjukkan hasil karya kita, itu saja” pungkas Profesor Nurdin Abdullah. (One)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya