Andi Sukri Kembali Pimpin Safari Ramadan di Rilau Ale

15 May 2019 09:15
Andi Sukri Kembali Pimpin Safari Ramadan di Rilau Ale

BugisPos.-  Hari kedua Safari Ramadan 1440 H, tim 1 kembali dipimpin Bupati Bulukumba AM.Sukri A.Sappewali , didampingi Dandim 1411 Bulukumba Letkol.Arm.Joko Triyanto, Kapolres AKBP. Syamsu Ridwan, Kajari Nuh.Ihsan, SH, Sekkab AB.Amal, sejumlah Kepala OPD, Kabag, pimpinan instansi vertikal , Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta anggota Orari Lokal Bulukumba, Selasa (14/5)  kembali melanjutkan Safari Ramadhan di Kecamatan  Rilau Ale berjarak kurang lebih 20 km dari pusat kota Bulukumba.

Rombongan Safari Ramadan ini diawali buka puasa bersama  di kediaman  Kepala Desa Bonto Bangung,  Abdul Asis Manja, dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah di Rumah Kades kemudian Shalat Tarwih di Mesjid Hubbul Wathan Kampung Butta Keke Desa Bonto Bangun.

Seperti  dihari pertama, Bupati Bulukumba Andi Sukri menyampaikan sambutan dihadapan ratusan jamaah yang intinya menyatakan Safari Ramadhan ini, merupakan wadah silaturahim sekaligus  membangun interaksi positif antara jajaran pemerintah kabupaten Bulukumba dan masyarakat di Rilau Ale.

“Melalui pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan, kita harapkan intensitaa ibadah lebih ditingkatkan, baik secara vertikal kepada Allah SWT maupun horizontal  kepada sesama manusia, dimana di bulan suci ini kita dapat jadikan sebagai momentum dalam memperbaiki hati dan pikiran kita semua untuk yang lebih baik,” sebut Andi Sukri Sappewali.

Andi Sukri juga menyampaikan tujuan pemerintahan sesungguhnya yaitu untuk memberikan pelayanan kepada publik dalam rangka  menciptakan rasa aman, dan menjamin tercapainya kesejahteraan di masyarakat.

” Melalui Safari Ramadan 1440 H ini, saya menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang terjadi selama ini, sehingga kemajuan dan perkembangan kabupaten Bulukumba semakin baik,” kata Bupati.

Sementara itu  Ust. H. Muh. Nur, selaku Mubalig Pemkab Bulukumba yang juga sebagai Direktur PDAM mengajak masyatakat agar dalak melaksanakan ibadah puasa, bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi bagaimana kita ikut menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah lingkungan  sekaligus bisa menjadi penangkal untuk tidak  menyebarkan infirmasi bohong atau hoax, yang dapat mengurangi nilai pahala ibadah puasa kita.- Suaedy.-

 

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya