Tomy Minta ki Dukungan Disisa Masa Periodenya

17 May 2019 10:10
Tomy Minta ki Dukungan Disisa Masa Periodenya

BugisPos.-  Safari Ramadan di Masjid Nurul Ittihad Ponre Kecamatan Gantarang,  Rabu (15/5) Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto meminta doa dan dukungan masyarakat Bulukumba dalam menyelesaikan masa periode kepemimpinannya bersama Bupati AM Sukri Sappewali yang tersisa 1 tahun 8 bulan.

“Dalam rentang sisa waktu ini, kami bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba, berharap doa dan dukunganta, berharap masukan yang membangun, agar bisa kita lihat bagaimana Bulukumba bisa kita bawa ke arah yang lebih baik,” pinta Tomy.

Tomy menyampaikan selama 3 tahun lebih, telah banyak kegiatan yang dilaksanakan sesuai cita-cita saat dirinya bersama Bupati mendapat amanat dan mandat dari masyarakat Bulukumba, baik itu perbaikan infrastruktur maupun perbaikan layanan kesehatan dan pendidikan serta perbaikan di berbagai sektor lainnya.

Meski demikian, dalam perjalanannya ia tidak menampik bahwa dirinya bersama bupati bukan pemimpin yang sempurna.

“Tidak ada pemimpin yang ingin dihujat oleh rakyatnya. Itulah sebabnya kami senantiasa bekerja keras untuk memastikan program kegiatan akan kami teruskan dalam sisa waktu periode ini yang akan berakhir pada tahun 2021,” ungkapnya.

Dimasa pemerintahannya, dia mendorong peningkatan sumber daya manusia yang lebih baik. Salah satu contoh  dibidang layanan kesehatan, dimana Pemda menempatkan dua buah mobil ambulans di puskesmas, menyediakan mobil jenazah dan pemadam kebakaran di empat zona di Kabupaten Bulukumba.

Kesemua itu, sebagai bagian merespon keinginan masyarakat untuk mendekatkan pelayanan-pelayanan dasar. Terkait penyelenggaraan pemerintahan, Tomy menyebut Bulukumba menempati posisi 8 memiliki kinerja tertinggi secara nasional.

“Ini bukan penghargaan kaleng-kaleng. Ini penghargaan yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri,” sebutnya.

Meski demikian, Tomy juga menyinggung, adanya sikap masyarakat yang merasa dianak tirikan dalam pembangunan, khususnya kejadian tanam pohon di jalan akibat jalanannya rusak.

Ia mengemukakan bahwa panjang jalan di Kabupaten Bulukumba sekitar 1.300 kilometer. Saat dirinya dilantik, kondisi jalan yang rusak berat sudah mencapai 600 kilometer. Disatu sisi anggaran untuk perbaikan jalan maksimal mencapai Rp. 100 miliar pertahun, sehingga rata-rata panjang jalan yang bisa diselesaikan setiap tahunnya hanya 60 sampai 70 kilometer.

“Makanya untuk mengalokasikan anggaran, pemerintah berusaha menerapkan prinsip prioritas dan pemerataan,” jelasnya.- * Suaedy.–

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya