TP PKK Makassar Bagi-bagi ki Sembako Gratis

23 May 2019 04:27
TP PKK Makassar Bagi-bagi ki Sembako Gratis
Pj Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Iqbal menyerahkan secara langsung bantuan sembako gratis

BugisPos —  Pj Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Iqbal menyerahkan secara langsung bantuan sembako gratis sebanyak 3.375 paket kepada para warga prasejahtera, Sabtu (18/5/19).

Paket tersebut disebar ke empat titik di Kota Makassar yakni di Rusunawa, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Jalan Andi Tonro 4 lorong 5 Kecamatan Tamalate, Jalan Bontoduri 8 Setapak 5, dan Kecamatan Manggala.

“Ini sudah hari ke tiga dan sudah selesai. Titik terakhir di Manggala. Total semuanya 3.375 paket dan itu gratis dibagikan. Sebagai wujud kecintaan kami kepada warga Kota Makassar,” ucap Murni.

Penyerahan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Liestiaty Nurdin didampingi Ketua Persit Sulsel, Ketua Bhayangkari Sulsel.

Kegiatan ini dikemas dalam agenda amaliah Ramadan Pemprov Sulsel dan TP PKK Pemprov bekerjasama dengan TP PKK Kota Makassar serta Pemerintah Kota Makassar.

Adapun rincian satu paketnya berisi beras 2 kg, tepung terigu 2 kg, minyak goreng 2 liter, mentega 3 kg, susu kental manis 2 kaleng dan 1 box biskuit.

Hal senada diungkapkan Ketua TP PKK Sulsel, Liestiaty, kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap tahun yang dilakukan pihaknya.

Tujuannya, agar para masyarakat bisa melakukan ibadah puasa dengan tenang tanpa harus memikirkan pembelian sembako.

“Kita tau di bulan Ramadan ini para ibu-ibu banyak kebutuhannya jadi penyerahan ini mengutamakan para warga yang tidak mampu. Rezeki janda sholeha. Ini gratis yah, tidak dipungut biaya,” jelasnya.

Liestiaty berharap bantuan ini dapat meringankan beban para warga. Kegiatan ini pula merupakan ajang silatuhrahim Ketua TP PKK Sulsel dan Ketua TP PKK Kota Makassar agar lebih dekat dengan masyarakatnya (**)

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya