Peringatan Hari Lahir Pancasila di Satjar Divif 3 Kostrad

01 June 2019 20:55
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Satjar Divif 3 Kostrad
Danbrigif Para Raider 3/TBS/3 Kostrad, Letnan Kolonel Inf Susilo, S.Sos. mewakili Pangdivif 3 Kostrad sebagai Inspektur Upacara,Membacakan amanat, Presiden RI, Ir.Joko Widodo

 

BugisPos – Gowa, Setiap tanggal 1 Juni secara serentak, Pemerintah dan Seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pancasila.

Oleh karena itu (Satjar) Divif 3 Kostrad melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila yang bertempat di Masing-masing Satuan Jajaran (Satjar) Divif 3 Kostrad, Pakatto Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan pada hari Sabtu, 01/06/19

Danbrigif Para Raider 3/TBS/3 Kostrad, Letnan Kolonel Inf Susilo, S.Sos. mewakili Pangdivif 3 Kostrad sebagai Inspektur Upacara,Membacakan amanat, Presiden RI, Ir.Joko Widodo berpesan kita sebagai generasi penerus bangsa harus berusaha dan merefleksikan momentum dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa nusantara yang beragam dapat menyatu sebagai satu Bangsa.

Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Karno pernah disebut “JAS MERAH”.

Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (national pride).

Peringatan hari Lahir Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” oleh “panitia kecil” tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang Lahirnya Pancasila sudah tidak diperlukan Iagi.

Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus.

Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewarganegaraan yang demokratis. Budaya politik yang dapat menumbuhkan dan merawat harapan, bukan politik yang menimbulkan ketakutan.

Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa depan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur.(PenDivif3)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya