HTTP Status[404] Errno [0]

Mengatasi DBD Tidak Cukup dengan Fogging ji Saja

19 June 2019 11:53
Mengatasi DBD Tidak Cukup dengan Fogging ji Saja
Hadarati Rasak

BugisPos – Pemahaman masyarakat selama ini ternyata perlu diluruskan. Hal ini menyangkut pembentasan nyamuk yang ternyata tak cukup hanya dengan melakukan fogging.

Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kota Makassar, Hadarati Rasak menegaskan, penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak optimal jika diatasi dengan cara Fogging.

Menurutnya, pada musim pancaroba seperti sekarang ini nyamuk sangat mudah berkembang biak. Sehingga penyakit DBD sangat diwaspadai.

“Sekarang ini diwaspadai yaitu DBD karena anggapan masyarakat itukan selalu mengatakan bahwa nanti difogging baru ditanggulangi. Padahal sebenarnya pencegahan atau penanggulangan demam berdarah itu dimulai dari gerakan 4M plus,” ungkapnya.

Ia menjelaskan gerakan 4M Plus yakni menutup tempat penampungan air, menguras tempat penampungan air secara rutin minimal seminggu sekali, mengubur tempat penampungan air yang tidak terpakai, dan memantau jentik nyamuk seminggu sekali.

Plus di sini artinya menghindari gigitan nyamuk menggunakan repelen anti nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, melakukan larvasidasi, dan menggunakan kelambu.

“Gerakan ini dapat diterapkan di masing-masing rumah. Karena kalau jentik itu masih ada di rumah maka walaupun di fogging, 5 hari kemudian penuh lagi, ” tuturnya.

Menurutnya, masyarakat harus menjaga sanitasi lingkungan sekitar agar tetap bersih. “Misalnya tidak menggantungkan pakaian karena dapat menjadi sarang nyamuk, dan tetap menjaga agar tidak ada genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya jentik, ” tutupnya (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya