Agar Pemilahan Sampah Dimaksimalkan di Kecamatan

03 July 2019 09:29
Agar Pemilahan Sampah Dimaksimalkan di Kecamatan
Sosialisasi pemilahan sampah

BugisPos —  Sejak menjabat kepala DLH kota Makassar, Rusmayani Madjid telah mendengungkan peningkatan kualitas dan kuantitas kerja pemilahan sampah antara sampah kering dan sampah basah.

Karena itulah Kepala Unit Pengelola Teknis Bank Sampah Pusat Kota Makassar, Nasrun, lebih menekankan agar pemilahan sampah di setiap kecamatan dimaksimalkan lagi. Diketahui, pengelolahan Bank Sampah Unit (BSU) yang aktif 543 dari target 825.  Sebab Bank sampah aktif mulai tahun 2018 sampai bulan Desember.

 

“Dalam tahun 2019, para vendor-vendor telah terjun ke masyarakat untuk membeli langsung. Dulunya hanya menunggu hasil sampah. Namun hal itu tidak dilakukan, lantaran sangat sepih minat warga.
Apalagi paling berpengaruh, karena 2019 memasuki tahun politik,” katanya, Jumat, 25/4/19.

Sementara, jelas Nasrun, bank sampah sektoral yang aktif di kecamatan, seperti Tallo, Manggala, dan Rappocini. Yang lainnya tidak aktif lagi untuk melakukan penimbangan

“Kendalanya karena kepeduliannya masih kurang. Saya harapkan Bank sampah itu harus aktif lagi yang sudah diresmikan,”ungkapnya.

Saat ini, UPT Bank Sampah Kota Makassar menerima sampah tukar gas, sampah tukar emas, sampah tukar uang dan sampah tukar eskrim.

Ia juga mengapresiasi Bank sampah kantor Balaikota, mereka rutin mengumpulkan sampah pilahan, lalu ditimbang. Setelah terkumpul saldo sampahnya, bisa langsung diambil dan dibawa serta buku Nasabah Bank sampah.

“Sebelumnya penimbangan dilakukan hari Jum’at. Sedangkan Nasabah Balaikota mencapai 1.000- an dari pegawai,”jelasnya (**)

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya