Andi Bukti Mengurus Wakil Rakyat

10 July 2019 12:56
Andi Bukti Mengurus Wakil Rakyat
Andi Bukti Djufrie,SP,M.Si

BugisPos — Perjalanan hidup seseorang, adalah rahasia Tuhan. Tak seorang yang mengetahui pasti,  apa yang akan terjadi besok pada dirinya. Bercita-cita boleh, berencana boleh, tetapi semuanya ditentukan oleh takdir, garis tangan, dan hanya Tuhan yang maha tahu.

Siapa yang tahu, bahwa ternyata Andi Bukti Djufrie,SP,M.Si, ditakdirkan menjadi Plt Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat kota Makassar. Padahal sebelumnya, dia dikirim menjadi Staf Ahli Walikota. Sebelumnya, dia lumayan sibuk menakhodai Dinas Penanaman Modal dan PTSP kota Makassar. Dia juga pernah dipercaya menjabat Kadis Ketenagakerjaan kota Makassar, Camat Ujung Pandang, dan Camat Panakkukang.

Pria kelahiran Maros 30 Maret 1969 ini, terbilang sangat cepat melejit kariernya di lingkup pegawai negeri sipil (PNS). Pada usianya yang masih belia, 37 tahun, dia sudah menduduki jabatan Camat Ujung Pandang kota Makassar.

Kini, hari-hari Andi Bukti disibukkan dengan mengurus segala tetek-bengek kepentingan atas 50 anggota DPRD kota Makassar. Plus memimpin sejumlah pejabat dan staf DPRD kota Makassar. Dia juga kini sibuk mempersiapkan pelantikan anggota DPRD Makassar yang baru, yang terpilih pada Pileg 2019 yang lalu.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Samad Suhaeb, agaknya meyakini bahwa Andi Bukti cukup mampu dan piawai mengurus kepentingan anggota DPRD kota Makassar. Piawai menjembatani hubungan antara Pemkot Makassar dengan DPRD kota Makassar.

Prinsipnya, hubungan antara Pemkot Makassar dengan DPRD kota Makassar, haruslah selalu harmonis. Jangan pernah terjadi kesenjangan yang bisa memicu konflik. Apalagi yang namanya hak angket. Jangan sampai.

Tetapi begitu banyak yang percaya, bahwa Andi Bukti mampu menjadi Sekwan yang baik. Dia seorang yang tenang, bijak, komunikatif dengan siapa saja, dan diterima oleh semua pihak. Andi Bukti seorang yang enjoy dalam menjalankan tugas yang dibebankan ke pundaknya. Iqbal Samad Suhab memang tak salah memilih atas siapa yang dia mesti percaya menjalankan amanah.

Andi Bukti memulai kariernya sebagai CPNS tahun 1999. Tahun 2000, dia resmi jadi PNS dengan jabatan Kasubsi Benih dan Intensifikasi Dinas Pertanian Kota Makassar. Tahun 2001, naik menjadi Kasubid Industri, Pertanian dan Industri Bappeda. Tahun 2003 dia dilantik menjadi Camat Ujung Pandang dan menjabat hingga tahun 2008. Berikutnya dia menjadi Camat Panakkukang pada tahun 2008. Dari Panakkukang kemudian dipercaya menjabat Kadis Tenaga Kerja Kota Makassar sejak tahun 2011, kemudian dia dipercaya oleh Walikota danny Pomanto memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PM-PTSP) kota Makassar yang fokus memberi layanan perizinan dan urusan penanaman modal. Dia kemudian Stah Ahli Walikota Makassar, lalu ditunjuk menjadi Plt Sekwan DPRD kota Makassar.

Dalam menapak karier di PNS, Andi Bukti mengakui adanya dukungan kuat keluarga yang memberinya spirit dalam membangun semangat kerja. Dari sang isteri tercinta Hj.Sri Wahyuli Malik,ST, pasangan bahagia ini telah dikaruniai tiga anak, yakni Andi Avila Titadevi Bukti, Andi Masyitah Azazah Bukti, dan si bungsuh Muhammad Asyrafi Bukti.

Andi Bukti menghabiskan masa kanak-kanaknya di Watampone, Kabupaten Bone. Dia tamat di SDN 5 Watampone tahun 1981. Di kota yang sama, dia tamat SMPN 2 tahun 1984. Tahun 1087, tamat di SMAN 2 Watampone. Tahun 1991, Andi Bukti lulus di Diploma III Unhas, dan tahun 1996 dia lulus S1. Pasca Sarjana dia selesaikan tahun 2002 juga Unhas.

Diklat yang pernah diikuti, yakni Diklat PIM IV tahun 2001 di Makassar, dan Diklat PIM III tahun 2003 yang diselenggarakan kerjasama Pemkot Makassar dan LAN. Sedang pada diklat fungsional, Andi Bukti pernah ikut Diklat Tata Pemerintahan tahun 2008, Makassar ; Manajemen Sarana dan Prasarana Perkotaan tahun 2002 di Dep. Pemukiman dan Sarana Wilayah Prop Sulsel. Tahun 2003 dia ikut Manajemen Pemerintahan Daerah di Makassar ; dan Diklat Pengelolaan Perkotaan di Makassar tahun 2004. Sedang pada diklat teknis, dia pernah ikut Diklat Forum Fasilitas Terpusat Ternologi Tepat Guna di Bogor tahun 2001 ; dan Bimbingan Teknis Kepemimpinan Dalam Negeri di Jakarta tahun 2004.

Andi Bukti yang juga punya banyak pengalaman organisasi di GPPI, KNPI, dan Pemuda Pancasila ini, mengakui selama ini dirinya cukup tertantang dalam menghadapi staf, baik stafnya di kecamatan dulu maupun yang kini sedang dihadapi di Dinas Tenaga Kerja. Tantangan dimaksud ialah dalam konteks merubah pola pikir dalam membangun SDM mereka, termasuk didalamnya soal penegakan disiplin. Pola pikir yang dikehendaki sesungguhnya ialah pola pikir yang kreatif, pola pikir modern dengan kekuatan kearifan lokal, yang kemudian dapat menghasilkan staf yang disiplin, produktif dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas, dan pada intinya kemudian dapat mencapai apa yang disebut sebagai staf dengan “cap profesional”.

Untuk mencapai semua itu, kata Andi Bukti kepada penulis, tidak ada lain kecuali dapat dilakukan dengan komitmen dan kebersamaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang sedang diemban. Sebab pada era belakangan ini, PNS semakin dituntut menjadi pegawai  yang profesional, punya tanggung jawab dan dedikasi tinggi sebagai abdi bangsa. Kreatif dan cerdas dalam menjalankan tupoksi. (Usdar Nawawi)

 

 

 

 

 

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya