Kebersihan Kota Tanggung Jawab Siapa?

10 July 2019 12:58
Kebersihan Kota Tanggung Jawab Siapa?
Oleh : Usdar Nawawi

BugisPos — Persoalan kebersihan di sebuah kota,  selalu saja ditimpakan kepada pemerintah kota. Pokoknya pemerintah kota yang mesti bertanggung jawab soal kebersihan.

Masyarakat sebagai warga kota tidak mau tahu persoalan kebersihan, karena itu adalah tugasnya pemerintah kota menjaga dan mengurusi kebersihan. Masyarakat maunya tahu beres saja, pokoknya pagi-pagi buta, warga kota yang bangun dari tidurnya, sudah harus menikmati kebersihan kota.

Lebih kurang seperti itulah anggapan sebagian masyarakat perkotaan, sebagaimana pula terjadi di kota Makassar.  Faktanya, setiap hari masih saja dutemukan sampah di permukaan kanal, di selokan, di depan rumah, di tepi jalan, arau dimana saja.

Setiap hari masih saja penumpang kendaraan umum melempar sampahnya keluar dari mobil, melempar sampahnya dari atas sepeda motor. Ada botol air mineral, ada kulit pisang, kulit kacang, pembungkus rokok, dan segala rupa sampah yang dilempar kemana-mana, dan dengan sikap tak berdosa. Mereka seolah tak perlu paham apa itu kalimat ‘Kebersihan adalah sebagian dari iman’.

Pj Walikota Makassar Iqbal DR.M.Iqbal Samad Suhaeb,ST,MT pada upacara Hari Kedisiplinan Nasional tingkat Forkopimda Kota Makassar yang digelar di Lapangan Karebosi Makassar, Senin, 17/06/19, menghimbau agar jajaran Pemkot Makassar dan seluruh masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan yang aman, nyaman dan bersih.

Sebab, kata Iqbal, kewajiban menjaga kebersihan kota bukan saja menjadi tanggung jawab  Pemkot  Makassar melalui Satgas Kebersihan,  namun menjadi tanggung jawab seluruh jajaran Pemkot Makassar,  serta seluruh warga Kota Makassar tanpa kecuali.

Soal kebersihan, memang harus menjadi tanggung jawab semua warga kota, siapapun dia, apapun profesi dan jabatannya. Semakin tinggi pangkat atau jabatan dia, maka dia perlu semakin bijak menjaga kebersihan. Perlu memberi contoh kepada warga lainnya tentang pentingnya kebersihan. Bersih itu sehat, kotor itu sahabat penyakit, jelek dipandang, dan tak punya nilai dalam kehidupan. Tempat yang kotor, sangat disukai mahluk halus dari golongan iblis. Ihhh, amit-amit !!!

Bahwa sejak Iqbal Samad Suhaeb menjadi Pj Wali Kota Makassar, dia selalu mendengungkan soal kebersihan. Itu artinya, Iqbal tak ingin kota ini kotor dan jorok. Dia tak ingin mendengar cerita di masa lalu, di mana kota Makassar yang kala itu bernama Ujung Pandang, digelar sebagai kota terjorok, ujung sampah.

Pj Walikota ingin, agar Makassar menjadi kota dengan lingkungan yang bersih, nyaman, sehat, dan aman. Untuk mencapai hal itu, maka seluruh warga kota mesti bersatu menjaga kebersihan. Tiada lain, jaga kebersihan ***

 

 

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya